Pengecekan Suhu di KRL Area Stasiun Bogor Dilonggarkan Gara-gara Calon Penumpang Ricuh

Pengecekan suhu tubuh di area stasiun Bogor dilonggarkan karena terjadi kericuhan beberapa penupang dalam antrean


zoom-inlihat foto
area-stasiun-bogor-jawa-barat-sempat-membeludak-karna-pengecekan-suhu-tubuh.jpg
Kompas.com
Area Stasiun Bogor, Jawa Barat sempat membeludak pada Senin (16/3/2020) pagi ini di saat kampanye social distancing tengah gencar-gbaencarnya. Antrean panjang timbul disebkan oleh prosedur pengecekan suhu tubuh calon penumpang oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI).(Kompas.com)


"Stasiun juga tidak seramai biasanya waktu saya berangkat pukul 08.30.

Saya juga tidak lihat ada petugas yang pegang thermal scanner," timpal Safira.

Menanggapi hal tersebut, Anne berharap agar semua pihak bisa bekerja sama demi kebaikan bersama.

Ia juga menjelaskan bahwa ppengecekan tubuh tetap harus dilakukan.

Baca: Daftar Wilayah di Indonesia yang Laporkan Kasus Positif Corona, Banten Tetapkan KLB Susul Solo

Baca: Persib Puncaki Klasemen Sementara Liga 1, Robert Rene Alberts Justru Kecewa di Laga Kontra PSS

Ilustrasi wabah Covid-19
Ilustrasi wabah Covid-19 (pixabay.com)

"Semua upaya pencegahan oleh KCI tidak bisa sendiri, butuh support dari pengguna juga agar sama-sama kita mendukung program antisipasi.

Upaya pencegahan ini butuh kerja sama," ia menegaskan.

"Harus dilanjutkan (pengecekan suhu tubuh)," tambah Anne.

Di samping itu, sebagai langkah antisipatif penyebaran virus corona atau covid-19, sejumlah gerbong kereta api di Stasiun Tawang Semarang disemprot desinfektan.

Kepala KAI Daop 4 Semarang, Muhamad Nurul Huda Dwi Santoso 1
Kepala KAI Daop 4 Semarang, Muhamad Nurul Huda Dwi Santoso saat ditemui awak media di stasiun Tawang, Minggu (15//2020).(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Tak hanya itu, penyemprotan pun juga dilakukan di area stasiun seperti di area tunggu penumpang, terlebih tempat-tempat duduk.

Kepala KAI Daop 4 Semarang Muhamad Nurul Huda Dwi Santoso mengatakan, sejak merebaknya virus corona, pihaknya melakukan upaya penyemprotan disinfektan pada kereta-kereta penumpang yang dilakukan secara periodik setiap harinya.

Sebelumnya, penyemprotan ini sudah rutin dilakukan setiap tahun sekali untuk semua kereta penumpang.

"Kami memastikan baik kereta dan stasiun itu aman dari virus corona."

Baca: 8 Rekomendasi Situs Belajar Online untuk Siswa yang Dirumahkan karena Pandemi Virus Corona

Baca: Hoaks Informasi Jalan Menuju Puncak Macet Karena Libur Hindari Penularan Corona, Berikut Faktanya

Seorang pekerja dari dinas kebersihan dan desinfeksi menyemprotkan desinfektan di kereta sebagai bagian dari upaya untuk mencegah penyebaran virus baru yang berasal dari kota Wuhan di Cina di stasiun kereta api Suseo di Seoul pada 24 Januari 2020. Korea Selatan pada 24 Januari mengkonfirmasi kasus kedua dari virus seperti SARS yang telah menewaskan sedikitnya 26 di Cina, karena kekhawatiran meningkat tentang wabah yang lebih luas. Hong Yoon-gi / AFP
Seorang pekerja dari dinas kebersihan dan desinfeksi menyemprotkan desinfektan di kereta sebagai bagian dari upaya untuk mencegah penyebaran virus baru yang berasal dari kota Wuhan di Cina di stasiun kereta api Suseo di Seoul pada 24 Januari 2020. Korea Selatan pada 24 Januari mengkonfirmasi kasus kedua dari virus seperti SARS yang telah menewaskan sedikitnya 26 di Cina, karena kekhawatiran meningkat tentang wabah yang lebih luas. Hong Yoon-gi / AFP (Hong Yoon-gi / AFP)

"Penyemprotan disinfektan ini akan terus dilakukan sampai penyebaran virus corona ini dapat terkendali.

Selama masih merebak kami akan melakukan upaya ini untuk pencegahan," jelasnya, Minggu (15/3/2020).

Dia menjelaskan, setiap hari kereta-kereta juga rutin dicuci baik eksterior maupun interiornya.

Toilet kereta juga sudah menjadi perhatian dalam urusan kebersihan bahkan sudah dijadikan standar pelayanan.

Selain itu, lanjut dia pada area stasiun sudah tersedia hand sanitizer di titik tertentu yang mudah terlihat dan digunakan oleh penumpang.

(TribunnewsWiki.com/Saradita/Kompas.com/Vitorio Mantalean/Riska)

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved