TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah wilayah di Indonesia telah melaporkan temuan kasus positif Virus Corona.
Beberapa di antaranya bahkan ditemukan pasien yang meninggal kerena penyakit Covid-19.
Ada pula sejumlah wilayah yang ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) Virus Corona.
Dilansir oleh situs Infeksi Emerging Covid-19 Kementerian Kesehatan, beberapa wilayah telah melaporkan adanya temuan kasus positif Covid-19, Minggu (15/3/2020).
Sejumlah wilayah yang dinyatakan terjangkit Virus Corona di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat (Kab. Bekasi, Depok, Cirebon, Purwakarta, Bandung), dan Banten (Kab. Tangerang, Kota Tangerang, Tangerang Selatan).
Dikutip dari Kompas.com, selain itu wilayah terjangkit lainnya yaitu Jawa Tengah (Solo), Kalimantan Barat (Pontianak), Sulawesi Utara (Manado), Bali dan DI Yogyakarta.
Baca: Corona Meluas, Anies Baswedan Ingatkan Warga yang Hendak Gelar Pernikahan, Beri Syarat Ini
Solo KLB
Di sisi lain, Kota Solo menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Jumat (13/3/2020) selama 14 hari. Hal itu dilakukan menyusul adanya seorang pasien yang positif virus corona yang meninggal dan sempat dirawat di RSUD Moewardi, Solo.
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menjelaskan, dengan status KLB, kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di sekolah jenjang SD dan SMP/MTs diliburkan dan belajar di rumah.
Menurut Rudy, sekolah jenjang SD dan SMP diliburkan sampai surat keputusan KLB dicabut.
"Karena masih ujian, untuk SMA/SMK diliburkan setelah ujian selesai," kata dia.
Kendati masih masuk, Rudy meminta pihak sekolah untuk memberlakukan dan menerapkan terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Etty Retnowati menambahkan, meski sekolah diliburkan para guru tetap masuk seperti biasa.
Baca: Setelah Mekkah, Kini Makam Suci Imam Reza di Iran Ditutup dari Aktivitas Haji Syiah, Dampak Corona
Hal ini untuk mengamankan aset sekolah, juga menjaga kebersihan.
"Jadi ketika anak-anak tidak sekolah tetap harus bersih," terangnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa seorang pasien meninggal dunia di ruang isolasi RSUD Dr Moewardi Surakarta dilaporkan positif terinfeksi virus corona.
Meninggal dunia pada Rabu (11/3/2020), pasien ini diketahui merupakan warga kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.
Korban meninggal berusia 59 tahun ini sebelumnya sempat dirawat intensif di RS sebelum akhirnya napas terakhirnya berhembus.
Banten KLB