Selanjutnya langkah yang akan dilakukan adalah upaya pembendungan, satu di antaranya ialah melakukan edukasi kepda masyarakat.
“Seperti yang sudah di sampaikan ya, hidup sehat.
Kalau tidak ada keperluan, jangan keluar, hindari kerumunan-kermnan,” imbau Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Baca: Setelah Menhub Budi Karya Dinyatakan Positif Corona, Semua Menteri Diminta Mengikuti Tes Hari Ini
Baca: Setelah Tes Kesehatan, Presiden AS Donald Trump Negatif Virus Corona, Ini Pernyataan Dokter
Berkaitan dengan pendidikan, Ganjar mengatakan sekolah akan diliburkan selama 14 hari.
Tetapi ini tidak berlaku bagi siswa-siswi yang ujian.
“Tadi malam kita sudah memutuskan bahwa dilakukan libur (sekolah) selama 14 hari.
Namun untuk yang ujian sekolah besok tetap berjalan.” jelasnya.
Baca: Fakta Lengkap di Balik Penetapan Status Solo KLB Virus Corona
Baca: Sebut Sebagian Tenaga Medis di Jakarta Terpapar Virus Corona, Anies: Tapi Belum Ada Angkanya
Tak hanya sekolah saja yang dilibrukan namun pendidikan usia dini hingga jenjang perguruan tinggi.
“Untuk siswa dari tingkat usia dini sampai perguruan tinggi dianjutkan ntuk belajar mandiri di rumah,” jelasnya.
Temuan baru dua suspect corona di Jawa Tengah ini juga berimbas pada pelaksanaan ujian nasional.
Baca: Kasus Virus Corona Terus Bertambah, Bagaimana Nasib Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2019?
Baca: Tak Hanya Menhub Budi Karya Sumadi, Ini Pejabat Negara di Dunia yang Positif Virus Corona
“Bahwa dilakukan penundaan ujian nasional secara serentak untuk menjamin kepastian pelyanan bagi semua peserta ujian nasional dalam memenuhi layanan yang sama
“Kedua, bahwa layanan kebijakan penundaan ujian nasional ini telah mendapatkan dukungan penuh dari kementerian Pendidikan Kebudayaan dan pelaksanaannya siap untuk memfasilitasi tindak lanjutnya." kata dia.
Sekolah serta perguruan tinggi ini mulai libur pada Senin (16/3/2020) hingga 14 hari ke depan.
(TribunnewsWiki.com/Saradita)