TRIBUNNEWSWIKI.COM - NBA telah ditangguhkan "sampai pemberitahuan lebih lanjut" setelah center Utah Jazz, Rudy Gobert dinyatakan positif mengidap virus Corona pasca serangkaian tes.
Berita penghentian sementara kompetisi NBA diumumkan pada Rabu malam (11/3/2020) waktu Amerika Serikat atau Kamis pagi hari WIB.
Pengumuman dari otoritas NBA pun dikeluarkan ketika beberapa tim masih memainkan pertandingan mereka, yang sangat mungkin menjadi pertandingan terakhir mereka pada musim ini..
"NBA akan menggunakan hiatus (penundaan) ini untuk menentukan langkah selanjutnya dam bergerak maju sehubungan dengan pandemi virus Corona," bunyi pernyataan resmi NBA.
Baca: Stop Virus Corona, NBA Minta Pebasket Tidak Lakukan Tos Tangan
Baca: Bek Juventus Jadi Pemain Liga Italia Pertama Positif Terjangkit Virus Corona
Dikutip dari nydailynews.com, Rudy Gobert berada di Maddison Square Garden seminggu yang lalu bermain melawan Knicks, tetapi terdaftar sebagai pemain keluar sebelum pertandingan Utah Jazz hari Rabu melawan Oklahoma City Thunder karena sakit.
Tepat sebelum tip off pertandingan, seorang staf medis dari Thunder bergegas menemui otoritas berwenang.
Laga itu tiba-tiba ditangguhkan dan kurang dari satu jam kemudian, seluruh pertandingan NBA pun resmi ditangguhkan sementara waktu.
Sebelumnya, otoritas NBA tiba pada kesepakatan bahwa kompetisi tetap untuk terus dimainkan meski tanpa kehadiran penonton
Menurut ESPN, ketika beberapa tim ingin menunda pertandingan, News York Knicks dilaporkan sebagai satu-satunya tim yang tidak menginginkan penundaan kecuali sudah ada mandat dari pemerintahan Amerika Serikat.
Sementara itu, diagnosis positif virus Corona pada Rudy Gobert pun menjadi semacam alarm mengkhawatirkan.
Baca: Legenda Dunia Basket dan NBA, Kobe Bryant Tewas Pasca Kecelakaan Helikopter di California
Baca: Diidolakan Kobe Bryant, AC Milan akan Beri Penghormatan untuk The Black Mamba Saat Lawan Torino
Pada konferensi pers, Senin (9/3/2020), center dari Jazz Utah, Rudy Gobert, terlihat dengan congkak nan sombong menjadikan wabah virus Corona sebagai bahan lelucon di depan para awak media yang meliput.
Pebasket asal Prancis itu terlihat mengusap-usap mikrofon dan peralatan media di ruang konferensi pers, seakan-akan membercandai himbauan untuk tak menyentuh benda sembarangan.
Pada hari Rabu atau Kamis (12/3/2020), dirinya pun positif mengidap virus Corona setelah menjalani tes dan hal itu menjadi “ketok palu” otoritas NBA untuk menghentikan kompetisi sementara waktu, termasuk menunda laga Utah Jazz melawan Oklahoma City Thunder.
Baca: Resmi, Liga Italia Dihentikan Sementara Waktu akibat Virus Corona
Baca: Liga Dihentikan dan Mogok Pemain, Virus Corona Benar-benar Kacaukan Sepak Bola Italia
Sebelum virus Corona membuat NBA dihentikan, otoritas disana sudah melakukan langkah pencegahan.
Virus Corona pun membuat event olahraga basket terbesar disana, NBA merekomendasikan 10 hal baru kepada para pebasket yang berkompetisi disana.
Salah satu rekomendasi utama dari otoritas NBA yaitu larangan untuk melakukan aksi tos tangan alias high-five.
Sebelumnya, aksi tos merupakan hal umum yang dilakukan para pemain NBA saat tengah berada di dalam maupun luar lapangan.
Gestur yang melibatkan dua telapak tangan dari dua orang berbeda ini memiliki arti "persetujuan" atau "kekompakan".
Baca: Wijaya Saputra Sudah Tak Jadi Atlet Basket, Ternyata Inilah Pekerjaan Pacar Gisel Anastasia Sekarang
Baca: Selain Basket, Sosok Kobe Bryant Dikenal Fasih Berbahasa Italia, Suka Sepak bola dan AC Milan
Biasanya, seorang pemain NBA akan melakukan tos apabila berhasil melakukan sesuatu yang memberi keuntungan untuk timnya, mulai dari mencetak poin, memblok tembakan lawan, sampai mencuri bola dari lawan.
Aksi ini biasa dilakukan dengan rekan satu tim atau penonton.