Jokowi menargetkan kemiskinan ekstrem ini bisa hilang pada 2024 mendatang.
"Kita harapkan di 2024, untuk kemiskinan ekstrim ini kita bisa pada berada posisi 0," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Untuk itu, Jokowi meminta jajarannya bekerja lebih fokus lagi untuk menyasar penduduk yang sangat miskin.
"Kita bisa fokus menangani terlebih dahulu yang 9,91 juta jiwa ini.
Karena itu, data tentang siapa dan di mana warga kita ini harus betul-betul akurat.
Sehingga program bisa disasarkan tepat pada kelompok sasaran yang kita inginkan," kata dia.
(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Kompas.com/Deti Mega Purnamasari/Sania Mashabi/Rully R. Ramli)
KOMENTAR