Ayah korban inisial AR menjelaskan jika pihak keluarga mulai curiga saat pelaku datang melamar ke rumah.
"Dari fisik memang mirip laki-laki, tapi suaranya perempuan. Jadi kami bawa ke bidan dan setelah diperiksa betul perempuan," ujarnya.
Sementara itu korban hanya bisa menangis karena rencana pernikahannya harus batal.
Saat ditanya bagaimana perasaanya karena ditipu, TE mengaku sakit hati.
Sebelum semuanya terbongkar, untuk memuluskan semua rencananya itu korban sampai sengaja menyewa pasangan perempuan dan laki-laki sebagai orangtuanya.
Kabar batalnya pernikahan NI dan TE viral di media sosial Instagram dengan akun @baturajatoday yang diunggah pada Sabtu (31/8/2019) pukul 10.03.
Akun itu mengunggah satu foto dan dua video soal batalnya pernikahan tersebut.
Akun itu juga menuliskan bahwa kejadian itu berlangsung sehari sebelum prosesi akad pernikahan.
Berikut tulisan di akun tersebut :
Nyamar jadi laki-laki. Tenda sudah dipasang, keluarga sudah siap bertemu.
Sehari sebelum hari H - tepatnya hari ini, sebelum acara temu keluarga berlangsung, sang mempelai "laki-laki" dipaksa diperiksa di bidan desa, dan benar saja. Ternyata berjenis kelamin perempuan.
Untung belum terjadi akad.
Si Pelaku sudah diamankan di Polsek Semidang Aji.
(Tribunnewswiki.com/Kaa)(Tribunjatim.com/Ignatia)
Baca: Inginkan Damai dengan Pihak Fairuz A Rafiq, Rey Utami Tuliskan Sebuah Surat hingga Keinginan Bertemu
Baca: Salah Hafal Pancasila, Wakil Sumatera Barat Justru Dapat Ucapan Layak Menang dari Ketua MPR RI