TRIBUNNEWSWIKI.COM - Belakangan ini ramai dibicarakan mengenai terbongkarnya pernikahan sejenis.
Penyamaran pengantin terbongkar saat lakukan prosesi pernikahan.
Seorang penghulu pernikahan tersebut mengaku kaget setelah ijab kabul dilangsungkan.
Ternyata, seorang pengantin nekat lakukan penyamaran untuk melangsungkan pernikahan.
Tak hanya penghulu yang tertipu, tapi keluarga pengantin juga menjadi korbannya.
Pembatalan pernikahan diambil sebagai keputusan terakhir keluarga karena merasa ditipu.
Pernikahan yang menggegerkan tersebut akhirnya menjadi pelajaran penting bagi aparat desa.
Baca: Inginkan Damai dengan Pihak Fairuz A Rafiq, Rey Utami Tuliskan Sebuah Surat hingga Keinginan Bertemu
Baca: Terinspirasi Film, Siswi SMP Bunuh Bocah 6 Tahun, Polisi: Rencana Sudah Tergambar di Buku Catatan
Berikut kisah selengkapnya :
Tragedi pernikahan sejenis yang penuh penyamaran ini terjadi di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.
Salah satu pengantin menipu keluarga dan hadirin akan penyamarannya.
Acara pernikahan digelar pada Rabu (4/3/2020).
Diketahui pernikahan kontroversional itu dilaksanankan secara siri sebelumnya tanpa melibatkan aparat desa setempat.
Dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com, Kepala Desa Bukit Makmur mengkonfrimasi kebenaran berita tersebut.
"Iya, pernikahannya dilakukan secara siri tanpa sepengetahuan pemerintah desa," jelas Hartono, Kamis (5/3/2029).
"Jadi warga saya yang menikah itu jenis kelamin perempuan menikah dengan warga Kota Bengkulu yang jenis kelamin perempuan tapi dalam pernikahan itu mengaku pria, infonya begitu," imbuhnya, seperti dikutip dari Kompas.com.
Akhirnya, pernikahan sejenis ini dibatalkan oleh pihak keluarga.
Dikarenakan, pihak keluarga pengantin yang mengaku pria akhirnya melakukan klarifikasi.
Mereka mengakui bahwa sebenarnya sang pengantin pria adalah sebenarnya wanita.
Sehingga, pernikahan harus dibatalkan karena kedua mempelai adalah sesama jenis.
Saat nikah siri, mempelai menyamar jadi laki-laki.