Bahkan karena virus corona tersebut, kini rak-rak belanjaan di berbagai supermarket banyak yang sudah kosong.
Banyak pembeli telah memborong toko untuk tisu toilet, pembersih tangan, pasta, beras dan air mineral.
Sebelumnya, di hari sebelumnya, toko-toko Woolworth di sekitar Australia telah mengumumkan larangan untuk membeli tisu toilet lebih dari empat bungkus per orang.
Kini setelah adanya kejadian ini, pihak berwenang mencegah akses ke rak-rak tisu toilet di toko.
Sejumlah Warga Austalia Panik dan Berebut Tisu Toilet, Khawatir Virus Corona
Dilansir News Australia, Rabu (4/3/2020), warga Australia panik dan takut kehabisan tisu toilet yang merupakan satu-satunya produk yang diborong di dalam toko Costco, Australia.
Adapun sejumlah warga Australia juga menimbun makanan pokok seperti pasta dan tepung.
Kepanikan warga Australia ini juga disebarkan melalui media sosial Facebook dan Twitter.
Baca: Perkembangan Terbaru Virus Corona - 4 Maret 2020: 3135 Korban Meninggal, Total 48.002 Pasien Sembuh
Sebuah foto diambil oleh akun bernama Sandra Hadley, memperlihatkan banyak orang memborong tisu toilet.
Jual Tisu Toilet per Lembar
Kegilaan berebut tisu toilet, membuat sejumlah pedagang mencoba mengiklankan penjualan tisu toilet per lembar dengan harga 1.000 USD senilai Rp 14.1 Juta
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison telah memperingatkan warganya untuk tidak panik dalam membeli barang-barang.
Morrison juga meminta kepada penjual untuk menjalankan bisnis mereka dengan biasa.
Tanggapan Pabrik Tisu Toilet
Sementara itu, perusahaan kertas toilet terkemuka di Australia angkat bicara perihal har tersebut.
Kepada News Australia mereka mengatakan agar tak perlu panik dalam berbelanja.
Mereka menjamin tak akan kehabisan kertas toilet dalam waktu dekat.
Petugas Stok Ulang Tisu Toilet
Dalam sebuah unggahan di Twitter, terlihat petugas bahu membahu mengganti stok tisu toilet yang telah habis.
Perusahaan tisu toilet, Solaris Paper menyebut mereka mengantisipasi agar tidak kekurangan pasokan.