"Setelah latihan selama musim dingin, kami semua siap memulai musim, baik dari segi fisik maupun psikologis," katanya menjelaskan.
Selain itu, The Doctor menilai fans sangat dirugikan dengan pembatalan ini karena tidak bisa melihat aksi bintang kesayangannya di kelas premier.
"Setelah tes di Qatar aku ingin memulai balapan pertama. Pembatalan untuk kelas MotoGP di Qatar sangat sulit diterima," kata Rossi.
"Terutama untuk fans, karena sekarang kami tidak tahu harus menunggu sampai kapan sebelum memulai balapan," kata Rossi
Selain itu MotoGP Thailand juga sudah diundur jadwalnya sampai waktu yang belum jelas.
"Akan sangat lama, mempertimbangkan Thailand juga memundurkan semua kelas. Kuharap akan lebih baik dalam beberapa pekan ke depan," kataya.
Sementara itu Massimo Meregalli, bos tim Monster Energy Yamaha, juga menyayangkan begitu cepatnya keputusan pembatalan balapan diambil.
Apalagi dia optimis para pembalapnya berpeluang besar tampil cepat di Qatar dan Thailand.
Namun, Meregalli mengaku menerima keputusan tersebut karena keselamatan semua orang adalah yang utama.
"Melewatkan 2 balapan pertama sangat sulit, tapi kami semua sepakat kesehatan dan keselamatan adalah yang utama," ungkap Meregalli.
"Sebagai tim, kami menghormati keputusan ini dan akan siap beraksi segera," katanya.
Baca: Ducati Kuasai Topspeed Tertinggi pada Tes Pramusim MotoGP 2020 Qatar, Jack Miller Tembus 355,2 Km
Baca: Meski Marc Marquez Melempem pada Tes Pramusim MotoGP Qatar, Andrea Dovizoso Enggan Meremehkannya
(Gridoto.com/Nur Pramudito/Motorplus-online.com/Joni Lono Mulia/TribunnewsWiki/Febri)