Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pesawat Caledonian Airways Flight 153 jatuh segera setelah lepas landas dari Douala International Airport, Kamerun.
Kecelakaan Caledonian Airways Flight 153 menewaskan semua yang ada di pesawat, 101 penumpang dan 10 kru, dan menjadi kecelakaan paling mematikan yang pernah terjadi pada pesawat DC-7.
Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab kecelakaan pesawat Caledonian Airways Flight.
Sebelumnya, pesawat ini dijadwalkan terbang dari pemberhentian di Douala International Airport menuju Lisbon.[1]
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 4 Maret 1952: Ernest Hemingway Rampungkan Novel The Old Man and the Sea
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 3 Maret 1974 - Turkish Airlines Flight 981 Jatuh di Hutan, Tewaskan 346
Sekilas pesawat #
Caledonian Airways Flight 153 menggunakan pesawat Douglas DC-7C.
Pesawat ini memiliki registrasi G-ARUD dan C/n / msn 45160/754.
Douglas DC-7C terbang perdana pada 1957 dan memiliki total jam terbang 14.548 sebelum mengalami kecelakaan.[2]
Setelah kecelakaan, pesawat ini ditinggalkan karena sudah tidak dapat diperbaiki.[3]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Kebakaran Besar Hancurkan 70% Kota Edo dan Tewaskan 100 Ribu Penduduk
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 2 Maret 1944 - Kereta Api Terjebak di Terowongan Italia, 520 Penumpang Tewas
Kronologi #
Pada sore 4 Maret 1961 pesawat DC-7C yang digunakan Caledonian Airways Flight 153 terparkir di Douala Airport, Kamerun.
Pesawat ini sampai di bandara setelah terbang selama 8 jam 45 dari Lourenco Marques.
DC-7C kemudian dijadwalkan terbang lagi ke Lisbon, sebelum mengakhiri penerbangannya di Luxembourg pada 5 Maret 1962.
Flight 153 dikomandani seorang kapten yang sangat berpengalaman bernama Arthur Williams.[4]
Dalam kondisi udara yang lembap, pesawat ini menjalani proses lepas landas panjang yang tidak biasa di runway 12.
Namun, sekitar 2.300 yard dari batas landasan, sayap kiri pesawat menabrak pepohonan setinggi 72 kaki di atas elevasi lapangan terbang.
DC-7C kemudian jatuh di rawa pasang surut dan meledak.
Semua yang ada di pesawat, 101 penumpang dan 10 kru, tewas dalam kecelakaan ini.[5]
Penyelidikan #
Penyelidikan kecelakaan dilakukan oleh Directorate of Civil Aviation.
Namun, pemeriksaan dilakukan di Paris karena Kamerun adalah bekas koloni Prancis yang baru merdeka.
Berbagai skenario diberikan dalam penyelidikan ini, misal kegagalan mesin, kegagalan elektrik, mekanisme tab pegas elevator yang macet, dan peralatan mendarat yang tidak beroperasi dengan baik.
Penyelidikan juga menemukan bahwa ada ketidaksesuaian 1.040 kg di muatan pesawat.
Meski demikian, dengan kesalahan kecil ini, pesawat tetap akan bisa lepas landas.
Hasil penyelidikan diterbitkan di Paris pada 26 Juli 1963.
Namun, mereka tidak dapat menyatakan penyebab kecelakaan dengan pasti.[6]
(TribunnewsWiki/Febri)
| Peristiwa | Kecelakaan pesawat Caledonian Airways Flight 153 |
|---|
| Pada | 4 Maret 1962 |
|---|
Sumber :
1. wikivisually.com
2. [2] ttps://flightlevel42.co.za/FlightCA153_Story.pdf
3. aviation-safety.net