Hari Ini dalam Sejarah: 3 Maret 1974 - Turkish Airlines Flight 981 Jatuh di Hutan, Tewaskan 346

Pesawat Turkish Airlines Flight 981 jatuh di hutan dekat Paris dan menewaskan semua penumpang dan kru


zoom-inlihat foto
pesawat-turkish-airlines-flight-981.jpg
Commons.wikimedia.org
Pesawat Turkish Airlines Flight 981

Pesawat Turkish Airlines Flight 981 jatuh di hutan dekat Paris dan menewaskan semua penumpang dan kru




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pesawat Turkish Airlines Flight 981 jatuh di hutan Ermenonville, dekat Paris, pada 3 Maret 1974.

Semua kru dan penumpang, berjumlah 346, tewas dalam kecelakaan Turkish Airlines Flight 981.

Sebelumnya, pesawat ini dijadwalkan terbang dari Yesilköy Int'l Airport ke London Heathrow Airport dengan persinggahan di Orly Airport.

Penyebab kecelakaan Turkish Airlines Flight 981 adalah pintu kargo di belakang pesawat terbuka sehingga menimbulkan dekompresi eksplosif yang memutus kabel-kabel penting yang dibutuhkan untuk mengendalikan pesawat.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Kebakaran Besar Hancurkan 70% Kota Edo dan Tewaskan 100 Ribu Penduduk

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 2 Maret 1944 - Kereta Api Terjebak di Terowongan Italia, 520 Penumpang Tewas

Monumen untuk mengenang korban kecelakaan Turkish Airlines Flight 981
Monumen untuk mengenang korban kecelakaan Turkish Airlines Flight 981 (Commons.wikimedia.org)

  • Sekilas pesawat Turkish Airlines Flight 981


Turkish Airlines Flight 981 menggunakan pesawat McDonnell Douglas DC-10.

Pesawat ini memiliki tiga mesin General Electric CF6-6D.

Memiliki registrasi TC-JAV, pesawat ini terbang perdana pada 1972.

McDonnell Douglas DC-10 memiliki  c/n / msn 46704/29 dan total airframe hours sebanyak 2955.

Sementara cycle pesawat ini adalah 1537.[2]

  • Kronologi


Pesawat Turkish Airflight 981 terbang dari Yesilköy Int'l Airport di Istanbul Turki pada 3 Maret 1974.

Tujuan penerbangan adalah London Heathrow Airport, dengan pemberhentian di Orly Airport, Paris.

Pesawat ini dikapteni Nejat Berkoz yang berumur 44 tahun.

Nejat Berkoz sudah memiliki jam terbang 7.003 dan 438 jam di antaranya di jenis pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut.[3]

DC-10 membawa 167 penumpang dan kru 11 dan mendarat di Orly pada 11.02 untuk mengisi bahan bakar.

Kemudian ada tambahan penumpang sebanyak 216 orang di Orly.

Ketika semua persiapan selesai, pesawat mendapat izin untuk bergerak perlahan ke runaway 08 pada 12.24.

Pesawat akhirnya lepas landas sekitar pukul 12.34 dan naik ke ketinggian FL60 pada 12.34.

Namun, tiga atau empat detik sebelum pukul 12.40, suara berisik dekompresi terdengar dan ko-pilot berkata bahwa badan pesawat rusak.

Ini disebabkan oleh pembukaan dan pemisahan pintu kargo tangan kiri di belakang.

Ada perbedaan tekanan di kargo dan kabin penumpang dan sebagian lantai di atas pintu kargo roboh.

Dua unit tempat duduk terlempar dari pesawat.

Semua stabilizer horizontal dan kabel kendali elecator yang berada di bawah lantai juga terputus.

Selain itu, daya mesin nomor dua juga hampir hilang seluruhnya.

Pesawat berbelok 9 derajat ke kiri dan mengalami pitch nose down.

Beberapa saat kemudian pesawat jatuh di hutan Ermenonville, 37 km sebelah timur laut Paris.[4]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 28 Februari 1911: Lahirnya Ketua PDRI, Syafruddin Prawiranegara

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Kelahiran Konstantin Agung, Kaisar Roma Pertama yang Memeluk Kristen

  • Penyebab kecelakaan


Setelah dilakukan penyelidikan, kecelakaan Turkish Airlines Flight 981 kemungkinan disebabkan oleh pintu kargo belakang yang terbuka dan depresurisasi tiba-tiba.

Kedua hal ini merusak struktur lantai dan menyebabkan enam penumpang dan bagian-bagian pesawat terlempar, mesin no 2 tidak berfungsi optimal, dan merusak kendali penerbangan.

Para kru kemudian tidak dapat mengendalikan pesawat.[5]

(TribunnewsWiki/Febri)



Peristiwa Kecelakaan pesawat Turkish Airlines 981
Pada 3 Maret 1974
   


Sumber :


1. wikivisually.com
2. aviation-safety.net
3. assets.publishing.service.gov.uk
4. www.aviation-accidents.net


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved