Hari Ini dalam Sejarah: Kebakaran Besar Hancurkan 70% Kota Edo dan Tewaskan 100 Ribu Penduduk

Kebakaran Besar Meireki menghancurkan 70 persen Kota Edo di Jepang dan menewaskan 100 ribu penduduknya


zoom-inlihat foto
sebuah-gulungan-yang-menggambarkan-kebakaran-besar-meireki.jpg
Commons.wikimedia.org
Sebuah gulungan yang menggambarkan Kebakaran Besar Meireki

Kebakaran Besar Meireki menghancurkan 70 persen Kota Edo di Jepang dan menewaskan 100 ribu penduduknya




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kebakaran besar, dikenal sebagai Kebakaran Besar Meireki, terjadi di Kota Edo (sekarang Tokyo) pada 2 Maret 1657.

Disebut Kebakaran Besar Meireki karena peristiwa ini terjadi pada awal Era Meireki, pemerintahan Kaisar Go-Sai.[1]

Api Mireiki bermula dari Distrik Hongo dan baru padam setelah tiga hari.

Kebakaran Besar Meireki menghancurkan 60-70 persen Edo dan diperkirakan menewaskan lebih dari 100.000 penduduk.[2]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 2 Maret 1944 - Kereta Api Terjebak di Terowongan Italia, 520 Penumpang Tewas

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 28 Februari 1911: Lahirnya Ketua PDRI, Syafruddin Prawiranegara

Ilustrasi Kebakaran Besar Meireki
Ilustrasi Kebakaran Besar Meireki (Commons.wikimedia.org)

  • Kronologi #


Jepang mengalami kekeringan parah pada 1656-1657, hanya ada sedikit hujan yang jatuh di beberapa bulan.

Pada 2 Maret 1657, angin barat laut yang kuat bergerak ke Dataran Kanto, tempat Kota Edo berada.

Tiupan angin mengipasi api yang muncul dari salah satu kuil di kota tersebut.

Bangunan-bangunan di dekatnya terbakar dengan cepat dan kemudian menyebar.

Karena dikipasi angin, api baru padam setelah tiga hari, setelah nyaris menghancurkan semua yang dilewatinya.

Diperkirakan 60-70 persen dari Kota Edo hancur dan total kematian diperkirakan mencapai lebih dari 100.000 penduduk.

Jumlah ini sangat banyak karena jumlah penduduk Edo saat itu sekitar 300.000 jiwa.[3]

Api bahkan mencapai Istana Edo dan kursi para shogun.

Penyebab pasti kebakaran besar ini tidak diketahui dengan pasti.

Sebuah legenda mengatakan bahwa api menyebar setelah seorang pendeta Shinto membakar sebuah kimono terkutuk di kuil ketika tiupan angin datang.[4]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Kelahiran Konstantin Agung, Kaisar Roma Pertama yang Memeluk Kristen

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 27 Februari 1844: Republik Dominika Deklarasikan Kemerdekaan dari Haiti

  • Kelanjutan #


Setelah bencana itu berakhir, pemerintah mengambil langkah-langkah yang dapat mengurangi flamabilitas di Edo.

Pemerintah meminta atap jerami ditutup dengan lumpur.[5]

Jepang membutuhkan dua tahun untuk membangun kembali kota tersebut.

Pada 1660, penduduk sudah terpulihkan seperti semula.

Kota dibangun menggunakan sebuah rancangan yang akan membantu menahan kebakaran.

Jalan-jalan utama diperbesar dan banyak kanal digali di area pusat kota agar bisa memitigasi kebakaran.

Selain itu, undang-undang baru juga dikeluarkan, misalnya memindah semua tempat penyimpanan kayu ke Distrik Kiba.[6]

(TribunnewsWiki/Febri)



Peristiwa Kebakaran besar di Kota Edo, Jepang
Pada 2 Maret 1657
   


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved