Selain itu, analisis dari 29 penelitian pada manusia menemukan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin C mengurangi tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik pada orang dewasa yang sehat.
Pada orang dewasa dengan tekanan darah tinggi, suplemen vitamin C mengurangi tekanan darah sistolik sebesar 4,9 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 1,7 mmHg.
Namun, bukan berarti orang dengan tekanan darah tinggi tidak boleh hanya mengandalkan vitamin C saja untuk pengobatan.
3. Menurunkan risiko penyakit jantung
Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia.
Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, kadar kolesterol trigliserida atau LDL yang tinggi, dan kadar kolesterol HDL yang rendah.
Vitamin C dapat membantu mengurangi faktor-faktor risiko yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
Misalnya, analisis dari 9 studi dengan 293.172 peserta gabungan menemukan bahwa setelah 10 tahun, orang yang mengonsumsi setidaknya 700 mg vitamin C setiap hari memiliki risiko penyakit jantung 25% lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi suplemen vitamin C.
Menariknya, analisis lain dari 15 studi menemukan bahwa mengonsumsi vitamin C dari makanan, bukan suplemen, dapat mengurangi risiko penyakit jantung lebih rendah dari 25%.
Singkatnya, mengonsumsi setidaknya 500 mg vitamin C setiap hari dapat mengurangi risiko penyakit jantung.
Namun, jika Anda sudah mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C, maka suplemen mungkin tidak memberikan manfaat tambahan untuk kesehatan jantung.
Baca: Viral Video Tutorial Pembuatan Masker dari Tisu Basah, Begini Penjelasan Dokter
Baca: Harga Masker Melonjak Tinggi, Masker Kain Jadi Solusi: Bisa Dibuat Sendiri di Rumah, Begini Caranya!
4. Membantu mengurangi kadar asam urat dan mencegah serangan asam urat
Gout adalah artritis sebagai akibat penumpukan kristal asam urat dalam air seni.
Gout merupakan jenis radang sendi yang diidap oleh sekitar 4% orang dewasa Amerika.
Gout sangat menyakitkan dan membuat peradangan pada sendi
Orang dengan gout mengalami pembengkakan dan serangan rasa sakit yang tiba-tiba dan parah.
Gejala gout muncul ketika ada terlalu banyak asam urat dalam darah.
Asam urat adalah limbah yang diproduksi oleh tubuh, pada level tinggi, mungkin mengkristal dan disimpan dalam sendi.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin C dapat membantu mengurangi asam urat dalam darah dan melindungi tubuh dari serangan asam urat.
Sebagai contoh, sebuah penelitian yang melibatkan seribu laki-laki menemukan bahwa mereka yang banyak mengonsumsi vitamin C memiliki kadar asam urat lebih rendah daripada mereka yang mengonsumsi sedikit vitamin C.