TRIBUNNEWSWIKI.COM – Restoran Paloma diduga menjadi satu dari dua lokasi interaksi WNI dan WN Jepang positif virus corona.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan, warga negara Indonesia 31 tahun itu dinyatakan positif terkena virus corona setelah menghadiri pesta dansa di salah satu klub malam di Jakarta.
"Namanya Klub Paloma," kata Terwan di RS Sulianti Saroso, Senin (2/3) seperti dikuti dari siaran langsung Kompas TV.
Baca: Positif Terinfeksi Virus Corona, Pasien Justru Baru Tahu dari Pengumuman Jokowi
Baca: Vietnam Umumkan Seluruh Penderita Virus Corona Sembuh, Apa Tipsnya?
Diketahui Restoran Paloma yang dinaungi Hotel Des Indes tersebut terletak di Menteng, Jakarta Pusat.
Dikutip dari Kompas.com, pihak Restoran Paloma pun membenarkan bahwa WNI 31 tahun itu menghadiri acara dansa di restorannya, Sabtu (15/2/2020) dua pekan lalu.
Manager Hotel Des Indes, Darmaharto, mengatakan perempuan itu berdansa dengan seorang warga negara Jepang yang kemudian belakangan diketahui positif terkena virus corona.
Baca: Mitos Virus Corona yang Tak Perlu Dipercaya, Soal Paket dari China Tak Aman hingga Kematian
Baca: Agar Tak Salah Kaprah, Ini 11 Mitos Virus Corona yang Wajib Diketahui, Soal Masker hingga Peliharaan
Meski demikian, keduanya bukan merupakan anggota komunitas klub dansa Latin.
Mereka hanya pengunjung biasa.
"WNA dan WNI jadi pengunjung kami seperti pengunjung pada umumnya di mana malam tersebut terbuka untuk umum dan kami tidak mendata.
Karena bukan anggota. Jadi dia datang tujuanya untuk mendatangi hiburan di Paloma ini," kata Darma di Hotel Des Indes, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).
Baca: Restoran Paloma Bantah Wanita Positif Virus Corona Jadi Anggota Komunitas Dansa : Tamu Biasa
Baca: Restoran Amigos, Tempat Dansa WNI Positif Corona dan WN Jepang Tegaskan Karyawannya Bebas Virus
Darman menjelaskan, keduanya datang sekitar pukul 20.00 WIB malam dan menikmati acara dansa yang diadakan malam itu layaknya pengunjung biasa.
“Mereka berdua seperti pengunjung lain,
menikmati acara, makanan, dan minuman dan menikmati menari,” jelasnya.
Meski demikian, dia tak tahu persis keduanya, dan hanya memantau dari rekaman acara yang dihadiri sekitar 30 orang itu.
Baca: Virus Corona (Coronavirus)
Baca: Jahe Merah
"Terkait dengan acara tersebut tapi tidak bisa menyebut spesifik yang mana kami pun tidak tahu orangnya yang mana.
Hanya dilansir di situ memang ada kegiatan. Saya tidak hitung kurang lebih 30 orang yang ikut," ujar dia.
Acara dansa Latin memang kerap digelar di Paloma setiap Selasa.
Darma juga menjelaskan bahwa tiga karyawan Restoran Paloma yang sempat berinteraksi dengan WNI dan WN Jepang positif corona dipastikan tidak terjangkit virus tersebut.
Baca: Takut Terinfeksi Virus Corona, Seorang Pria Emosi karena Penumpang Kereta Batuk Tanpa Gunakan Masker
Baca: Para Ilmuwan China Kembangkan Penelitian Vitamin C Dosis Tinggi Bantu Atasi Virus Corona
Setelah interaksi hingga saat ini, mereka tidak menunjukkan gejala seperti terinfeksi Virus Corona.
Darma mengatakan, ketiga pegawainya sudah berkoodinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta setelah pengumuman adanya dua warga Depok terinfeksi Corona.