Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Rudolf Diesel adalah insinyur Jerman yang dikenal sebagai pencipta mesin diesel.
Rudolf Diesel berhasil membangun mesin diesel yang efisien setelah terinspirasi karya teoritis fisikawan Prancis Sadi Carnot.
Mesin buatan Rudolf Diesel kemudian dipatenkan pada 1893.
Namun, Rudolf Diesel meninggal secara menghilang secara misterius pada 29 September 1913 di kapal Dresden yang akan melintasi Selat Channel.
Sepuluh hari kemudian, tubuh Rudolf Diesel ditemukan di Laut Utara.[1]
Baca: Ferdinand Porsche
Baca: Bruce McLaren
Pendidikan dan karier awal #
Rudolf Diesel lahir di Paris, Prancis, pada 18 Maret 1858 dari pasangan Theodor Diesel, seorang penjilid buku, dan Elise Strobel.
Kedua orangtuanya adalah orang Bavaria datang dari Augsburg.
Dia mulai menyukai dunia mekanik setelah sering mengunjungi National Conservatory of Arts and Crafts di Paris.
Ketika Perang Prancis-Prussia terjadi pada 1870, keluarga Rudolf pindah ke London.
Namun, Rudolf kembali ke Augsburg dan tinggal bersama saudaranya untuk meneruskan pendidikannya.
Pada 1875, Rudolf menerima beasiwa dari Royal Bavarian Polytechnic of Munich, tempat dia belajar termodinamika di bawah bimbingan Karl Paul Gottfried von Linde.
Meski gagal lulus pada 1879 karena sakit, dia mendapatkan pengalaman praktikal di bidang teknik di Sulzer Brothers Machine Works di Winterthur, Switzerland.
Setahun kemudian, dia lulus dengan sangat baik dan pindah ke Prancis untuk bekerja dengan von Linde di bisnis pendinginan dan pabrik es.[2]
Baca: Felix Wankel
Menciptakan mesin diesel #
Ketika belajar termodinamika, Rudolf mendapat kesempatan mendesain mesin kalor dengan siklus termodinamika mendekati efisiensi yang dimpikan, seperti yang dideskripsikan Sadi Carnot pada 1824.
Pada 1880, ketika bekerja dengan von Linde, dia mulai berusaha mendesain mesin ekspansi menggunakan amonia sebagai fluida kerja.
Rudolf pindah ke Berlin pada 1890 dan lanjut bekerja untuk von Linde.
Dia kemudian sadar bahwa udara bisa digunakan sebagai fluida kerja.
Udara yang dikompresi tinggi dalam sebuah silinder akan naik temperaturnya.
Jika bahan bakar diinjeksikan, gas panas tersebut akan langsung terbakar.
Idealnya, pembakaran akan terjadi pada temperatur dan tekanan yang konstan, dan ekspansi gas akan mendorong piston.
Maka, konversi kalor menjadi kerja akan optimum.
Desain mesin yang dibuat Rudolf dipatenkan pada 1892 dan dideskripsikan dalam karya ilmiah The Theory and Design of a Rational Heat Engine" (1893).
Rudolf kemudian mendapat dukungan finansial untuk mengembangkan mesinnya dan pada 1897 mesin itu sudah memuaskan Rudof.
Dipamerkan pada Munich Exhibition 1898, mesin itu menggunakan bahan bakar minyak yang lebih berat daripada mesin bensin.
Ekonomi bahan bakarnya sangat bagus dan mesinnya tidak berisik.
Mesin ini disebut diesel, sama seperti penciptanya, dan manufaktur di berbagai dunia mulai membeli lisensi mesin buatan Rudolf.
Pada 1912, sudah ada lebih dari 70.000 mesin diesel yang digunakan di seluruh dunia.
Mesin diesel telah merombak industri dengan cepat.[3]
Kematian misterius #
Kematian Rudolf terjadi secara misterius ketika dia berada di atas kapal Dresden, dalam perjalanannya menuju London.
Pada 29 September 1913, Rudolf sudah makan malam di kapal dan menyuruh membangunkan dirinya pukul 6.15 pagi.
Namun, dia tidak ada di tempatnya dan barang-barangnya masih ada di kamarnya.
Tubuhnya ditemukan mengambang di laut beberapa hari kemudian.
Penyebab kematiannya tidak dapat dipastikan.
Beberapa percaya Rudolf bunuh diri, tetapi ada yang mengatakan bahwa itu adalah konspirasi pembunuhan yang dilakukan para industrialis batu bara yang dirugikan oleh kemunculan mesin diesel.[4]
(TribunnewsWiki/Febri)
| Nama | Rudolf Diesel |
|---|
| Lahir | Paris, 18 Maret 1858 |
|---|
| Meninggal | Selat Inggris, 29 September 1913 |
|---|
| Dikenal sebagai | Penemu mesin diesel |
|---|
Sumber :
1. www.famousscientists.org
2. biography.yourdictionary.com
3. www.famousinventors.org