Dijelaskan, Ida Nugroho, jahe merah tidak seperti jahe pada umumnya.
Sebab bentuk luar yang berwarna merah cenderung mudah untuk dikenali.
Untuk rasanya jahe merah lebih pedas dibandingkan dengan jahe jenis lainnya.
Berikut ini beberapa manfaat jahe merah:
1. Jahe merah mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi, berfungsi sebagai pencegah radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh.
2. Selain itu jahe merah juga mengandung antiinflamasi dan antioksidan, sehingga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan virus maupun bakteri.
Karena ada manfaat yang besar dari jahe merah terhadap sistem kekebalan tubuh, maka perlu dikembangkan lebih luas lagi.
Salah satunya dengan pengembangan budidaya jahe ini bisa dilakukan pada sekitar pekarangan.
Caranya dengan menanam di dalam pot atau diluar pot, sehingga sangat mudah.
"Jahe merah merupakan salah satu jenis herbal yang bisa mencegah masuknya virus kedalam tubuh.
Jadi budidaya jahe merah dapat bermanfaaat dan menguntungkan para petani juga masyarakat karena dapat memperoleh tambahan penghasilan atau pendapatan," jelas Ida.
Dua Warga Positif Virus Corona, Ini Respons Cepat Dinkes Jabar
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengirimkan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk melacak alur kontak dua warga Jabar yang dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Kepala Dinkes Jabar Berli Hamdani mengatakan, saat ini ia tengah melakukan rapat koordinasi untuk menentukan langkah Pemprov Jabar dalam menangani hal ini.
"Info sementara, TGC Tim Gerak Cepat Dinkes Prov Jabar sedang bergerak ke lokasi dan melacak semua kontak yang mungkin terjadi dengan pasien konfirmasi positif tersebut.
Kita sedang melakukan langkah koordinasi dengan semua pihak," ujar Berli saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/3/2020), dikutip dari Kompas.com.
Baca: Masih Bebas Covid-19, Ini 2 Penyebab Indonesia Tak Terjangkit Virus Corona Menurut Ahli
Berli mengatakan, jika ada warga yang dipastikan berinteraksi dengan dua pasien tersebut, maka Dinkes akan melakukan pemantauan selama 14 hari terhadap pasien tersebut.
"Kalau dipastikan ada kontak dengan pasien tersebut, maka masuk dalam pemantauan selama 14 hari," kata Berli.
Selain itu, apabila timbul gejala terkait virus corona, maka akan langsung dilakukan pengawasan serta pemeriksaan untuk memastikan.
"Kalau positif (virus corona), dirawat di fasilitas rujukan yang terlengkap," tutur Berli.