TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pengumuman mengenai dua WNI positif virus corona membuat pemerintah harus siap siaga serta menentukan langkah-langkah untuk mengatasinya.
Salah satunya dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini akan bertemu dengan Wali Kota Depok, Muhammad Idris Abdul Somad.
Pertemuan ini guna membahas penanganan virus corona, menyusul dua warga Depok yang didiagnosis positif terjangkit virus corona atau Covid-19.
Baca: Sempat Berinteraksi dengan 2 WNI Positif Corona, 73 Petugas Medis RS Mitra Keluarga Dirumahkan
Baca: Menkes Terawan Ungkap 2 WNI Positif Virus Corona dan WN Jepang Ternyata Punya Hubungan Dekat
Ridwan Kamil dan Muhammad Idris Abdul Somad akan bertemu pada Senin (2/3/2020) sore ini.
"Saya perlu memastikan dua warga yang positif terkena Covid-19 ini supaya mendapat perawatan dengan fasilitas rujukan terlengkap," kata Emil, sapaan akrabnya, lewat siaran pers yang diterima media.
Ridwan Kamil menuturkan, pemerintah provinsi bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten serta kota melakukan langkah-langkah preventif secara terintegrasi guna mengurangi risiko penularan ataupun jatuhnya korban.
Baca: Viral Mpon-mpon Disebut Bisa Tangkal Virus Corona, Begini Penjelasan Ahli Kesehatan
Baca: Masker N95
"Doakan kami untuk diberi kekuatan, kesehatan dan kemudahan dalam bertugas.
Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua, dan penyakit Covid-19 bisa ditangani dengan baik," ucapnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang menyikapi kepastian dua WNI yang terjangkot virus corona.
Baca: Hand Sanitizer
Baca: Benarkah Penularan Corona Terjadi dalam Sekali Kontak langsung? Ini Penjelasannya
"Kepada kita semua, mari saling mengingatkan. Jaga kesehatan dan kebugaran fisik kita agar imunitas tubuh selalu kuat,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya melalui Menteri Kesehatan Terawan, ia meyakini bahwa virus corona tidak ada di rumah dua warga Depok positif virus corona tersebut.
"Bapak Menteri Kesehatan dalam sambungan telepon meyakini bahwa virus corona tidak ada di rumah mereka atau di lingkungan domisili mereka di Depok.
Semoga benar adanya. Situasi saat ini, rumah yang bersangkutan sudah diisolasi," ujar Emil.
Baca: Asal Muasal 2 Warga Indonesia Positif Corona, Tertular Gara-gara Dansa, Kemudian Batuk-batuk
Baca: Pakai Masker Disebut Bukan Langkah Utama Cegah Virus Corona, Begini Cara Lindungi Diri dari Covid-19
Sebagai penanganan dini, ia mengimbau jika ada warga yang mengalami atau melihat orang terdekat menunjukkan gejala demam, batuk dan sesak nafas berdamaan, untuk segera melapor ke rumah sakit terdekat.
"Pemerintah pusat dan daerah sudah menyiapkan fasilitas isolasi yang baik dan berstandar WHO di banyak rumah sakit," katanya.
Pintu masuk ke wilayah NKRI juga sudah dari awal tahun diperketat dengan thermal scanner untuk memastikan kita bisa mendeteksi dengan baik.
Jangan lupa saling mendoakan agar kita dijauhkan dari marabahaya," jelas pria Emil.
Baca: Dua Warga Indonesia Positif Corona, UNS Lakukan Upaya Pencegahan, Kembangkan Jahe Merah
Baca: Demam
Sebelumnya informasi mengenai dua WNI positif corona diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.
Dijelaskan olehnya, jika dua orang di Indonesia tersebut sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.