Viral Mpon-mpon Disebut Bisa Tangkal Virus Corona, Begini Penjelasan Ahli Kesehatan

Viral mpon-mpon disebut bisa menangkal virus corona, begini penjelasan ilmiah ahli kesehatan.


zoom-inlihat foto
viral-mpon-mpon-disebut-bisa-menangkal-virus-corona.jpg
carijamu.com - boldsky
Viral mpon-mpon disebut bisa menangkal virus corona, begini penjelasan ilmiah ahli kesehatan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Viral mpon-mpon disebut bisa menangkal virus corona, begini penjelasan ilmiah ahli kesehatan.

Indonesia baru saya mengkonfirmasi adanya dua orang yang terjangkit virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan olah Presiden Joko Widodo pada Senin (3/2/2020).

Diketahui, dua orang tersebut merupakan ibu berusia 64 tahun dan putrinya berusia 31 tahun.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, kini kembali viral kabar bahwa virus corona bisa ditangkal dengan ramuan jahe yang disebut mpon-mpon atau empon-empon.

Kabar ini dikaitkan dengan penelitian seorang profesor asal Universitas Airlangga (Unair) di Surabaya, Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom.

Baca: Asal Muasal 2 Warga Indonesia Positif Corona, Tertular Gara-gara Dansa, Kemudian Batuk-batuk

Baca: 2 Warga Depok Positif Covid-19, Sufmi Dasco Desak Pemerintah Mulai Organisir Crisis Center Corona

Dilansir oleh Kompas.com, formulasi Nidom terdiri dari jahe, kunyit, temulawak, sereh dan bahan-bahan lainnya.

Terkait efeknya terhadap virus corona, Nidom berkata bahwa mpon-mpon mengandung curcumin yang berungsi mencegah terjadinya badai sitokin di dalam paru.

Sitokin, ujar Nidom, merupakan respons imun terhadap adanya virus.

"Jadi sebetulnya sitokin merupakan fungsi positif, tetapi punya efek negatif yaitu merusak sel di sebelahnya. Sitokin inilah yang menyebabkan tubuh menjadi panas kalau seseorang terinfeksi kuman," ujar Nidom kepada Kompas.com, Kamis (20/2/2020).

Namun, efektifitas formulasi ini baru melalui uji praklinis terhadap tikus. Itu pun yang terinfeksi flu burung, jenis virus corona lainnya, bukan Covid-19.

jahe
jahe (brightside.me)

Kata Ahli Kesehatan yang Lain

Terkait efek curcumin terhadap Covid-19, para ahli lain juga angkat bicara.

Konsultan Paru Sub Infeksi RSUP Persahabatan, dr Erlina Burhan MSc SpP(K), membenarkan bahwa Covid-19 dapat menyebabkan badai sitokin pada paru pasien.

Namun, hingga kini belum ada kajian atau bukti ilmiah mengenai kaitan curcumin dengan badai sitokin, khususnya yang disebabkan oleh Covid-19.

"Bahwa curcumin bisa meningkatkan sistem imun, oke, karena itu memang dianggap jamu dan obat tradisional, tapi kalau sudah badai sitokin kita enggak bisa lagi, itu harus tindakan medis," ujarnya.

Jahe ilustrasi mpon-mpon
Jahe ilustrasi mpon-mpon (TribunJakarta)

Ahli Imunitas Prof Dr dr iris Rengganis SpPD-KAI juga sependapat.

Dia berkata bahwa tanpa adanya kajian ilmiah, ahli medis belum bisa menyatakan apakah suatu obat atau prosedur itu efektif atau tidak.

Erlina juga menambahkan bahwa para ilmuwan dan juga ahli medis mendukung sekali tanaman-tanaman herbal dapat menjadi obat dari berbagai penyakit.

Namun, tetap harus dengan kajian secara menyeluruh terlebih dahulu karena ramuan atau racikan tanaman herbal yang tidak sesuai porsi kelola dan juga takarannya justru akan menyebabkan kondisi kesakitan lainnya.

Baca: Indonesia Jadi Negara Terbaru Positif Terjangkit Virus Corona, Simak Gejala dan Pencegahannya

Baca: Menkes Ungkap Dua WNI yang Positif Corona Tinggal di Depok dan Kini Dirawat di RSPI Sulianti Saroso

(Kompas.com/Shierine Wangsa Wibawa)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved