Inang Perantara Virus Corona Belum Dapat Ditentukan, WHO Ingatkan Wabah Bisa Hidup Kembali

Meskipun WHO telah meningkatkan status risiko pada level tertinggi, penyebaran virus corona semakin meluas ke negara-negara di dunia


zoom-inlihat foto
turis-yang-memakai-masker-pelindung-pada-28-februari-2020-di-pusat-milan.jpg
MIGUEL MEDINA / AFP
pada 28 Februari 2020, setelah COVID-19, virus corona baru, menyebar ke Italia. Italia mendesak para wisatawan yang ketakutan oleh virus corona baru pada 28 Februari untuk tidak menjauh, tetapi upaya untuk meyakinkan dunia bahwa mereka mengelola wabah dengan baik dibayangi oleh peningkatan tajam dalam jumlah kasus. Sekitar 650 orang telah dinyatakan positif terkena virus di Italia, meskipun hanya 303 yang dianggap sebagai kasus klinis serius, dan kematian mencapai 17 - sejauh ini merupakan yang tertinggi di Eropa - menurut angka terbaru dari badan perlindungan sipil.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Hingga saat ini, para ilmuwan masih belum dapat menentukan inang perantara virus corona yang meningkatkan risiko kekambuhan.

Dilaporkan South China Morning Post, para pakar kesehatan telah menyoroti tantangan epidemic virus corona, dengan peringatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai risiko wabah virus corona yang dapat muncul kembali.

Meskipun WHO telah meningkatkan status risiko pada level tertinggi, penyebaran virus corona semakin meluas ke negara-negara di dunia.

“Wabah Virus Corona telah mencapai "titik yang menentukan" dan memiliki "potensi pandemi", kata Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Dr Tedros Ghebreyesus.

Tidak mengalami demam

Dalam sebuah studi bersama yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine, para peneliti dari China daratan dan Hong Kong meninjau kasus 1.099 pasien coronavirus dari 552 rumah sakit di 30 provinsi.

Penelitian itu ditulis bersama oleh puluhan ahli medis, termasuk Direktur Laboratorium Kunci Negara China untuk Penyakit Pernapasan Zhong Nanshan dan pakar pengobatan pernapasan Universitas China Hong Kong Profesor David Hui Shu-cheong.

Mereka menemukan bahwa lebih dari separuh pasien tidak mengalami demam ketika mereka pergi ke rumah sakit yang menjadikan proses diagnosis lebih sulit.

Tetapi 88,7 persen dari mereka memang mengembangkan satu setelah masuk.

Baca: Kasus Covid-19 di Korea Selatan Terus Melonjak, Bayi Berusia 45 Hari Dinyatakan Positif Corona

Baca: Warga Korea Selatan Nekat Bunuh Diri di Solo, Merasa Terpapar Corona, Hasil Pemeriksaan Negatif

"Beberapa pasien dengan Covid-19 tidak mengalami demam atau kelainan radiologis pada presentasi awal yang telah memperumit diagnosis," bunyi studi tersebut.

Sejauh ini, kasus virus corona telah menewaskan lebih dari 2.800 orang dengan total 35 kasus kematian baru pada Minggu (1/3/2020).

China telah melaporkan sebanyak 79.827 kasus virus corona di negaranya dengan total pasien pulih sebanyak 41.854 berdasarkan laporan worldometers.info.

China yang merupakan negara pusat penyebaran virus tersebut justru berhasil menurunkan angka korban meninggal.

Dilansir oleh Kompas.com, pada Jumat (28/2/2020), jumlah korban meninggal dilaporkan turun ke angka 44 orang.

Terendah dalam sebulan terakhir.

Aljazeera mengungkap kabar 44 orang yang meninggal akibat virus corona Covid-19 itu menurut data dari Komisi Kesehatan Nasional China.

AFP juga menyebut dalam beberapa hari terakhir tingkat kematian akibat virus corona di Negeri "Tirai Bambu" terus menurun, bahkan sejumlah provinsi melaporkan nol kematian.

Hal ini menjadikan pemerintah China dinilai telah berhasil dalam mengatasi penyebaran virus corona.

Sebelumnya, di markas besar Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO di Jenewa, Bruce Aylward, yang mengepalai misi pakar internasional ke China, memuji tindakan karantina dan penahanan penyebaran yang drastis di ‘Negeri Tirai Bambu’ itu.

Tetapi, dia memperingatkan bahwa negara-negara lain mungkin tidak siap untuk mengatasi wabah tersebut.

Baca: 6 Kota di Indonesia Disebut Zona Kuning Penyebaran Virus Corona, Kemenkes Pastikan Tidak Benar

Baca: Ancaman Kim Jong Un Bagi Pejabatnya Jika Virus Corona Infeksi Korea Utara: Ada Konsekuensi Serius





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved