TRIBUNNEWSWIKI.COM - Viral fenomena sawah mendidih di Sumenep Madura, pengamat ungkap penyebabnya, sebut tak membahayakan.
Beredar video viral di media sosial tentang peristiwa air di area persawahan terlihat seperti air mendidih.
Air di lahan sawah yang ditanami bibit padi tersebut tampak mengeluarkan gelembung-gelembung udara seperti sedang mendidih.
Video tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @ndorobeii, Kamis (27/2/2020).
"Air mendidih, adakah yang tau penyebabnya karena apa?
Kejadian air mendidih lokasi Batuputih Sumenep Madura," tulisnya.
Baca: Fenomena Langit Bulan Desember Ini: Hujan Meteor Giminid hingga Gerhana Matahari Cincin
Baca: Fenomena Langit Merah di Jambi Efek Kabut Asap, Warga Mengeluh Belum Ada Bantuan
Tanggapan Pengamat
Dosen Ilmu Tanah dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Dr. Sc. Agr. Rahayu, SP, MP mengungkapkan pendapatnya.
Rahayu mengungkapkan, fenomena tersebut adalah bentuk gejala fenomena geologi yang ada di dalam tanah.
"Kadang di bawah ada gerakan tektonik, ada yang pelan ada yang cepat," ungkap Rahayu saat dihubungi Tribunnews, Kamis (27/2/2020).
Dilihat dari aspek pedologi atau ilmu yang mempelajari berbagai aspek geologi tanah, Rahayu menduga lempeng-lempeng kecil di bawah tanah pada lokasi persawahan tersebut saling bergesekan.
"Sehingga di antara ruang-ruang memunculkan gas-gas keluar, bisa berupa CO2 atau karbondioksida," ujarnya.
Mengenai air mendidih yang ramai disebut, Rahayu menilai air tersebut belum tentu panas.
"CO2 bukan gas panas, karena bukan peristiwa magma," ungkapnya.
Rahayu menilai peristiwa geologi lumrah terjadi.
"Memang banyak peristiwa geologi yang bisa terjadi," ujarnya.
Rahayu mengungkapkan gelembung yang terjadi bukanlah karena mendidih, tapi karena terkandung gas CO2 mengenai air yang berada di permukaan tanah.
"Rongga di bawah lempeng atau kerak-kerak di bawah sawah ada pergerakan kecil, ada kemungkinan gas terdorong ke atas, yang tidak panas, tapi menggelembung," ungkapnya.
Menurut Rahayu, fenomena itu terlihat seperti mendidih sebab gas keluar mengenai air persawahan.
"Kalau keluar pas di tanah yang tidak ada airnya ya tidak bergelembung," ungkap Rahayu.