Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadarofa mengonfirmasi laga pekan ke-26 Liga Italia yang dilangsungkan di area terinfeksi Coronavirus akan digelar secara tertutup.
"Langkah-langkah yang berlaku, yakni melarang semua event hingga Minggu depan," kata Spadarofa dilansir dari Football-Italia.
"(Area yang terinfeksi) awalnya Lombardy, Veneto dan Piemonte. Sekarang menyebar ke Friuli Venezia Giulia, Emilia Romagna dan Liguria."
"Di wilayah ini, larangan event olahraga tetap berlaku, tetapi untuk beberapa event atau pertandingan akan dilakukan secara tertutup," tambahnya.
Baca: Setelah Iraj Harirchi, Kini Wakil Presiden Iran, Masoumeh Ebtekar Disebut Terinfeksi Virus Corona
Baca: Korea Selatan Darurat Virus Corona, Jumlah Korban Meledak di Gereja dan Rumah Sakit
Daerah-daerah terinfeksi Coronavirus yang disebutkan menteri olahraga di atas merupakan daerah Italia bagian utara.
Sementara beberapa daerah bagian Selatan Italia masih menggelar pertandingan, seperti laga Napoli Vs Barcelona yang berlangsung di Naples di Liga Champions, Selasa (25/2/2020) malam.
Berbagai permasalahan di Liga Italia akibat wabah Virus Corona juga diprediksi akan merembet ke kompetisi Liga Spanyol.
Pasalnya, penyebaran Virus Corona telah sampai di Spanyol dan ada 4 kasus yang sudah ditemukan.
Bahkan salah satu kasus Virus Corona ditemukan di Barcelona.
Pemerintah setempat telah menyerukan agar masyarakat tenang menghadapi wabah ini.
Baca: Pakai Masker Bukan Solusi, Begini Cara Terbaik untuk Cegah Penularan Virus Corona
Baca: Fakta Kasus Penimbunan Masker di Cakung, Manfaatkan Isu Corona, Omzet Rp 250 juta per Hari
"Kita harus tenang, kita memiliki sistem kesehatan yang baik. Negara kita telah menghadapi krisis seperti ini di masa lalu dan kita telah menyelesaikan semuanya," kata wakil presiden Carmen Calvo dikutip dari Cadena Ser.
Ketakutan di Spanyol pun meningkat saat diberitakan ada 3 orang Valencia yang baru pulang dari Italia menunjukkan gejala Virus Corona.
Mereka menonton pertandingan antara Atalanta Vs Valencia di Liga Champions, tengah pekan lalu di Stadion San Siro, Milan.
Kota Milan merupakan ibukota wilayah Lombardia, salah satu daerah dengan kasus virus corona terbanyak di Italia.
Walau demikian, Departemen Kesehatan Valencia masih menyelidiki ketiga fans tersebut untuk memastikan apakah benar-benar terjangkit Virus Corona.
"Mereka masih diperiksa, mereka tidak bisa dikatakan sebagai kasus (terjangkit)," kata juru bicara departemen Kesehatan Valencia, Hermelinda Vanaclocha.
"Kami telah berbicara kepada meraka, dan ada fans Valencia yang berada di Milan, tetapi ini baru terjadi saat ini," tambahnya.
(Tribunnewswiki.com/Ris)