TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sepasang kekasih di Sumenep mengalami pelecehan dan pemerasan oleh seorang preman.
Pasangan ini dilecehkan dipaksa untuk berhubungan badan seperti dilansir TribunnewsWiki dari SURYAMALANG.COM.
Kasus ini terbongkar karena korban melapor ke Polres Sumenep.
Kronologinya berawal dari asangan berinisial FA dan FN sedang berkencan di kawasan Bandara Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Madura.
Keduanya lalu dihampiri seorang preman.
"Awalnya tersangka MR menghampiri kedua korban yang sedang berpacaran dengan membawa sebilah celurit," ungkap Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi, Rabu (26/2/2020).
Baca: Pramugari Garuda Indonesia Bongkar Kasus Pelecehan Seksual di Era Kepemimpinan Ari Askhara
MR mengaku melakukan hal tersebut karena FA dan FN disebut pacaran di lokasi yang semestinya.
Hal tersebut mengundangnya untuk melakukan tindak kejahatan.
Tersangka MR lalu meminta kunci motor korban.
Korban mengaku kepada MR hanya sedang duduk-duduk saja.
Tak disangka, MR langsung memeras FA dan FN.
MR meminta sejumlah uang sebesar Rp 10 Juta.
FA dan FN tak bisa memenuhi permintaan MR karena tidak punya uang.
Lalu MR memberikan opsi lain yaitu memaksa FA dan FN untuk berhubungan badan.
"Apabila kedua koran ini tidak menuruti permintaan tersangka MR, maka diancam akan memanggil kepala desa dan warga sekitar," katanya.
Korban tak berdaya menolak karena tahu MR membawa celurit.
Keduanya ketakutan hingga akhirnya menuruti keinginan MR.
FA dan FN berhubungan badan disaksikan oleh tersangka.
Baca: Kekerasan Seksual Kembali Terjadi, Seorang Reporter Perempuan Dilecehkan Pria saat Siaran Langsung
MR rupanya masih belum puas memaksa dua sejoli tersebut berbuat hal tak senonoh.
Tersangka kembali memeras FA dan FN dengan dalih memberikan dua opsi agar bisa lepas dari MR.