TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pria warga negara Jepang dinyatakan positif terkena virus corona atau Covid-19 setelah berkunjung ke Indonesia.
Kantor berita NHK menyebutkan pria yang berusia 60 tahun itu tertular Virus Corona setelah berkunjung ke Indonesia.
Dilansir Tribun Timur, pria tersebut diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan ke China 14 hari sebelum muncul gejala-gejala Virus Corona.
Pada 12 Februari 2020, pria tersebut mengalami gejala-gejala Virus Corona, namun kondisinya masih sehat.
Selanjutnya, ia kembali bekerja pada 13 Februari 2020 dan pada 14 Februari 2020 ia hanya berada di rumah.
Pada hari berikutnya, ia dilaporkan mengunjungi Indonesia untuk berlibur bersama keluarga.
Namun, tak diungkap pria tersebut bepergian di Indonesia ke mana saja.
Pada 19 Februari, pria tersebut mengalami kesulitan bernapas yang parah dan disebut mengalami gejala-gejala seperti Virus Corona.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) langsung melakukan pengecekan mengenai kabar tentang warga Jepang yang terinfeksi Virus Corona sepulang dari Indonesia.
Baca: Darurat Virus Corona, Beberapa Pertandingan Liga Italia Ditunda
Baca: Waspada Virus Corona, Sandiaga Uno Lebih Pilih Lakukan Hal Ini Dibanding Pakai Masker saat di Jepang
Sekretaris Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan sejauh ini kata dia, data diri orang bersangkutan dan daerah yang dikunjungi di Indonesia masih belum diketahui.
"Belum ada data ID orangnya dan destinasi yang dikunjungi di Indonesia," ujar Achmad Yurianto.
Karena itu ia akan meminta bantuan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang untuk memastikan kabar tersebut.
"Pihak KBRI Tokyo sudah berkoordinasi dengan pihak terkait," jelasnya.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Indonesia saat dikonfirmasi masih belum menerima keterangan resmi dari otoritas Jepang mengenai kabar warga Jepang terinfeksi Virus Corona setelah berkunjung ke Indonesia.
"Belum diperoleh keterangan resmi dari otoritas Jepang atas kabar di media Jepang terkait adanya warga Jepang yang terkena Virus Corona sejak sebelum ke Indonesia," ujar Plt Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah.
Kasus Serupa
Beredar kabar seorang warga negara China dinyatakan positif terkena virus corona atau Covod-19 setelah mengunjungi Bali akhir bulan lalu.
Dikutip dari Jakarta Post via Kompas.com, Rabu (12/2/2020), informasi tersebut berasal dari otoritas provinsi Anhui, China dan dimuat dalam unggahan resmi administrasi Anhui di Weibo pada Kamis (6/2/2020).
Baca: China Klaim Penurunan Tajam Kasus Virus Corona, WHO Ingatkan Masih Terlalu Dini Beri Kesimpulan
Unggahan tersebut menuturkan bahwa Pusat Pengendalian Penyakit Huainan melaporkan seorang pasien bernama Jin terinfeksi virus corona pada Rabu (5/2/2020).
Diketahui, Jin terbang menggunakan Lion Air JT2618 dari Wuhan ke Bali pada 22 Januari 2020.
Ia berlibur hampir seminggu di Bali dan kembali ke Shanghai pada 28 Januari 2020.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Anung Sugihantoro menanggapi kabar tersebut.
Saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/2/2020), Anung mengatakan bahwa saat ini Kemenkes belum mendapatkan konfirmasi dari The National IHR Focal Points (NFP) China.
"Secara formal NFP IHR China belum menotifikasi," kata Anung, saat dihubungi Kompas.com.
Baca: Warga China Positif Virus Corona setelah Liburan di Bali, Kemenkes: Kita Duga Tertular di Shanghai
Pada prinsipnya, terkait orang yang suspect atau hanya terduga terinfeksi Covid-19, dengan faktor risiko perjalanan dari dan ke Wuhan, akan ada komunikasi atau laporan antar-negara.
"Kalau benar yang memberitahu antar-negara adalah NFP IHR-nya, bukan media," tegasnya.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut oleh Kompas.com, Kamis (13/2/2020), Anung mengatakan tidak ada pasien, baik itu warga negara asing dan warga negara Indonesia, yang positif terkena virus corona atau Covid-19 di Indonesia.
"Di Indonesia enggak ada pasien Covid-19," ujarnya.
Update Korban Virus Corona
Hingga Senin (24/2/2020) pagi, terdapat 78.990 kasus Virus Corona yang telah dikonfirmasi oleh sejumlah negara.
Kasus tersebut terdiri dari 2.469 korban meninggal dan 23.421 telah sembuh dari Virus Corona.
Sementara itu, saat ini Korea Selatan sedang meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah Virus Corona ke level tertinggi.
Mayoritas kasus virus corona di Korea Selatan berada di Kota tenggara Daegu, yang pada dasarnya telah ditempatkan dalam keadaan darurat meskipun orang masih bebas keluar masuk meninggalkan kota.
Berikut angka kematian akibat Virus Corona di luar China:
Italia : 3 orang
Prancis : 1 orang
Jepang : 1 orang
Filipina : 1 orang
Iran : 8 orang
Korea Selatan : 6 orang
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria/Tribun Timur)