Ia berlibur hampir seminggu di Bali dan kembali ke Shanghai pada 28 Januari 2020.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Anung Sugihantoro menanggapi kabar tersebut.
Saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/2/2020), Anung mengatakan bahwa saat ini Kemenkes belum mendapatkan konfirmasi dari The National IHR Focal Points (NFP) China.
"Secara formal NFP IHR China belum menotifikasi," kata Anung, saat dihubungi Kompas.com.
Baca: Warga China Positif Virus Corona setelah Liburan di Bali, Kemenkes: Kita Duga Tertular di Shanghai
Pada prinsipnya, terkait orang yang suspect atau hanya terduga terinfeksi Covid-19, dengan faktor risiko perjalanan dari dan ke Wuhan, akan ada komunikasi atau laporan antar-negara.
"Kalau benar yang memberitahu antar-negara adalah NFP IHR-nya, bukan media," tegasnya.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut oleh Kompas.com, Kamis (13/2/2020), Anung mengatakan tidak ada pasien, baik itu warga negara asing dan warga negara Indonesia, yang positif terkena virus corona atau Covid-19 di Indonesia.
"Di Indonesia enggak ada pasien Covid-19," ujarnya.
Update Korban Virus Corona
Hingga Senin (24/2/2020) pagi, terdapat 78.990 kasus Virus Corona yang telah dikonfirmasi oleh sejumlah negara.
Kasus tersebut terdiri dari 2.469 korban meninggal dan 23.421 telah sembuh dari Virus Corona.
Sementara itu, saat ini Korea Selatan sedang meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah Virus Corona ke level tertinggi.
Mayoritas kasus virus corona di Korea Selatan berada di Kota tenggara Daegu, yang pada dasarnya telah ditempatkan dalam keadaan darurat meskipun orang masih bebas keluar masuk meninggalkan kota.
Berikut angka kematian akibat Virus Corona di luar China:
Italia : 3 orang
Prancis : 1 orang
Jepang : 1 orang
Filipina : 1 orang
Iran : 8 orang
Korea Selatan : 6 orang
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria/Tribun Timur)