TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berdasarkan hasil survei Indo Barometer, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin yang paling populer.
Dari total 1.200 responden, sebanyak 18,4 persen memilih Prabowo Subianto.
Terkait hal ini, Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, menganggap wajar.
"Saya kira wajar karena beliau adalah mantan calon presiden, dua kali," kata Qodari saat konferensi pers di Century Park Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (16/2/2020).
Dalam survei Indo Barometer, bahkan kepopuleran Prabowo Subianto jauh di atas menteri lainnya.
Selanjutnya, Menteri Sri Mulyani menjadi yang populer kedua.
Kini, Prabowo Subianto juga disebut sebagai calon Presiden Indonesia 2024 yang paling banyak didukung.
Baca: Prabowo Beber Alasan Gabung Jokowi, Sebut Ada Utang Janji pada Rakyat, Klaim Usung Idealisme Partai
Baca: Isu Pemulangan WNI Eks ISIS, Ditolak Jokowi dan Mahfud MD, Prabowo: Itu Tugas BIN dan Kepolisian
Kandidat Capres Terkuat versi Indo Barometer
Menhan mengungguli nama lain yang akan didukung menjadi capres dalam kontestasi empat tahun mendatang.
Hal ini disampaikan M Qodari saat pemaparan hasil Survei Nasional 'Mencari Pemimpin: Road to Capres dan Parpol 2024' di Hotel Century Park, Jakarta, Minggu (23/2/2020).
Diberitakan Tribunnews.com, Qodari mengatakan dalam pertanyaan tertutup sebanyak 22,5 persen publik mengaku akan memilih Prabowo Subianto pada pemilihan presiden 2024.
Dalam pertanyaan itu, nama Jokowi sudah tidak disertakan lagi.
Hal itu karena Jokowi sudah menjabat dua kali periode, tidak bisa mendaftar lagi sebagai capres.
"Dari pertanyaan tertutup terhadap 22 nama calon presiden, Prabowo Subianto unggul dengan presentase 22,5 persen," kata Qodari, dikutip oleh Tribunnews.com.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati posisi kedua dengan persentase 14,3 persen.
Posisi ketiga ada nama Sandiaga Uno, 8,1 persen.
Peringkat keempat dan kelima ditempati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Keduanya masing-masing memperoleh persentase 7,7 persen dan 6,8 persen.
Sementara itu, politisi muda Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menempati posisi keenam dengan persentase 5,7 persen.
Survei nasional ini dilaksanakan pada 9 sampai 15 Januari 2020.