Isu Pemulangan WNI Eks ISIS, Ditolak Jokowi dan Mahfud MD, Prabowo: Itu Tugas BIN dan Kepolisian

Jokowi dan Mahfud MD menolak pemulangan WNI eks ISIS, Prabowo tanggapi hal tersebut merupakan tugas BIN dan Kepolisian untuk diteliti lebih lanjut.


Isu Pemulangan WNI Eks ISIS, Ditolak Jokowi dan Mahfud MD, Prabowo: Itu Tugas BIN dan Kepolisian
Twitter/of_crowned
Ilustrasi ISIS. Jokowi dan Mahfud MD menolak pemulangan WNI eks ISIS, Prabowo tanggapi hal tersebut merupakan tugas BIN dan Kepolisian untuk diteliti lebih lanjut. 


Jokowi dan Mahfud MD menolak pemulangan WNI eks ISIS, Prabowo tanggapi hal tersebut merupakan tugas BIN dan Kepolisian untuk diteliti lebih lanjut.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Minggu (2/2/2020) lalu pemerintah memulangkan 238 WNI terkait wabah virus corona di Wuhan.

Setelah penjemputan WNI yang sempat terisolasi di Wuhan tersebut, muncul isu adanya pemulangan lebih dari 600 Eks ISIS dan atau Foreign Teroris Fighter (FTF) ke Indonesia.

Menanggapi beredarnya isu tersebut, pengamat terorisme,  Al Chaidar Abdul Rahman Puteh mengatakan pemulangan tersebut bisa bermanfaat bagi Indonesia.

Manfaat tersebut seperti terlibat dalam program sejenis deradikalisasi untuk kelompok teroris lain yang banyak ditemukan di Indonesia.

"Memang sebaiknya sekitar 660 orang WNI (eks ISIS) dipulangkan saja ke Indonesia," ujar Al Chaidar Rabu (5/2/2020), seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.

"Karena kita membutuhkan mereka untuk program semacam deradikalisasi, untuk kelompok teroris lain yang banyak di Indonesia," lanjutnya.

Al Chaidar juga mengatakan jika eks ISIS tersebut dipulangkan maka akan melunturkan anggapan mereka mengenai pemerintah yang keras, otoriter, hingga tidak suka pada Islam.

Meskipun demikian, Al Chaidar juga tak menampik mengenai risiko yang bisa membahayakan negara.

Sehingga diperlukan persiapan yang matang agar pemulangan WNI Eks ISIS agar risiko dapat diminimalisir.

"Pasti ada (potensi bahaya), karena memang mereka sudah terpapar oleh radikalisme yang cukup mengkhawatirkan," ujarnya.

Baca: Abu Sayyaf

Baca: Fakta 3 WNI Disandera Abu Sayyaf, Minta Tebusan Rp 8 M, Pemerintah Koordinasi Malaysia dan Filipina





Halaman
1234
Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved