Jangan Coba-coba Minum 4 Jenis Obat Ini Bersamaan dengan Teh, Bisa Berakibat Fatal!

Untuk menyamarkan rasa pahit obat, tak jarang obat sering diminum berbarengan dengan minuman teh.Namun hal tersebut bukan hal yang tepat.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-obat.jpg
hellosehat.com
Ilustrasi obat - BPOM menarik obat lambung Ranitidin karena berpotensi memicu kanker.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Minum obat saat sakit kadang menjadi hal yang sangat berat untuk dilakukan. 

Beberapa orang bahkan tidak bisa menelan obat, karena rasanya yang pahit.

Untuk menyamarkan rasa pahit tersebut, tak jarang obat sering diminum berbarengan dengan minuman teh.

Namun hal tersebut bukan hal yang tepat untuk dilakukan.

Baca: Waspada Serangan Jantung, Coba Lakukan 8 Kebiasaan Mudah Ini untuk Jaga Kesehatan Jantungmu

Dilansir GridHealth.id, ada beberapa jenis obat yang tidak boleh diminum berbarengan dengan teh, terutama teh hijau karena akan berakibat fatal.

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab kandungan dalam teh seperti kafein dapat mempengaruhi efektivitas kerja obat di dalam tubuh.

Selain itu teh juga disebut dapat berikatan dengan zat kimia obat, menyebabkan obat menjadi sulit dicerna.

Kandungan kafein juga disebut dapat dengan mudah merangsang sistem saraf pusat sehingga menimbulkan rasa gugup,sulit tidur, peningkatan denyut jantung, dan peningkatan tekanan darah.

Efek samping kafein ini akan semakin menghambat obat bekerja efektif dalam tubuh untuk menyasar sumber penyakitnya.

Ilustrasi obat - BPOM menarik obat lambung Ranitidin karena berpotensi memicu kanker.
Ilustrasi obat - BPOM menarik obat lambung Ranitidin karena berpotensi memicu kanker. (hellosehat.com)

Adapun beberapa jenis obat yang umum dikonsumsi masyarakat dan tidak disarankan untuk diminum bersamaan dengan teh adalah sebagai berikut;

1. Obat darah tinggi

Ilustrasi periksa tekanan darah
Ilustrasi periksa tekanan darah (hello sehat)

Dikutip dari laman WebMD, sebuah penelitian menunjukan minum teh hijau dapat mengurangi manfaat nadolol yangmerupakan salah satu obat darah tinggi yang dikenal sebagai beta blocker.

Penelitian ini melibatkan 10 peserta yang diberikan satu dosis 30 miligram nadolol, sebagian peserta meminumnya dengan air putih dan sebagian lainnya dengan teh hijau.

Cara ini terus dilakukan selama 14 hari lamanya untuk melihat perbedaan efek teh hijau dan air pada nadolol.

Hasilnya menunjukkan bahwa kadar nadolol terlihat menurun drastis hingga 76 % pada kelompok yang minum teh hijau.

Baca: Waspada! 10 Kebiasaan Ini Dapat Menyebabkan Kerusakan Serius Pada Ginjal Anda  

Nadolol yang seharusnya bekerja dengan menurunkan beban kerja jantung dan tekanan darah menjadi terhambat akibat asupan teh hijau yang dikonsumsi secara bersamaan.

Peneliti pun berkesimpulan bahwa teh hijau dapat menurunkan efektivitas obat nadolol secara drastis dengan mengganggu penyerapan obat di dalam usus.

Selain dengan obat darah tinggi, teh hijau juga tidak dianjurkan untuk diminum bersamaan dengan obat penurun berat badan seperti phenylpropanolamine.

Sebab, kombinasi ini akan menyebabkan lonjakan pada tekanan darah dan risiko perdarahan di otak.

Karena teh hijau cenderung memperberat kerja hati, seseorang sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat yang memiliki efek samping yang buruk pada organ hati.

Baca: Absen Screening Kesehatan Bisa Picu Serangan Jantung Bagi Para Pegiat Olahraga, Bagaimana Bisa?





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved