Pasien Tertua Virus Corona Usia 96 Tahun Berhasil Sembuh, Tertular Gegara Anaknya Pulang ke Rumah

Seorang pasien berusia 96 tahun dilaporkan berhasil sembuh dari virus corona setelah mendapat perawatan intensif selama tiga hari.


zoom-inlihat foto
lu-dan-pasien-tertua-virus-corona.jpg
CCTV / Weibo / Daily Mail
Pasien tertua akibat virus corona berhasil sembuh. Foto: Lu, perempuan lanjut usia berumur 96 tahun terlihat menggunakan kursi roda keluar dari rumah sakit.


Menurutnya sulit bagi dokter untuk merancang perawatan medis  layak dengan tidak mengganggu pengobatan rutin untuk penyakit bawaan lama mereka.

Namun demikian, Liang menegaskan bahwa pihak rumah sakit akan selalu memberikan perawatan kepada Lu untuk memastikan kondisinya tidak memburuk dalam 48 jam awal saat masuk RS.

Lu dilaporkan memiliki riwayat yang rendah untuk tekanan darah tinggi.

Selama perawatan, ia menunjukkan tanda positif dan dapat pulih dengan cepat.

Baca: Warga China Positif Virus Corona setelah Liburan di Bali, Kemenkes: Kita Duga Tertular di Shanghai

Pekerja rumah duka mengambil jenazah seorang penduduk, yang dilaporkan meninggal karena novel coronavirus (2019-nCoV) di rumah, di luar gedung tempat tinggal di Wuhan, di provinsi Hubei, Tiongkok tengah, 01 Februari 2020.
Pekerja rumah duka mengambil jenazah seorang penduduk, yang dilaporkan meninggal karena novel coronavirus (2019-nCoV) di rumah, di luar gedung tempat tinggal di Wuhan, di provinsi Hubei, Tiongkok tengah, 01 Februari 2020. (EPA-EFE/YUAN ZHENG CHINA OUT)

Pasien Lansia Lainnya.

Pada hari Jumat lalu (14/2), seorang pria berusia 92 tahun juga dikabarkan sembuh dari virus corona.

Ia dilaporkan resmi meninggalkan rumah sakit di Yichang, Provinsi Hubei, China.

Sebelum kasus Lu, pria ini merupakan orang tertua di China yang sembuh dari penyakit tersebut, dilansir The Paper.

Pria yang juga seorang pensiunan ini dirawat di sebuah rumah sakit selama dua minggu dan kemudian sembuh.

Baca: Viral Pencet Tombol Lift Pakai Alat Kontrasepsi di Jari untuk Hindari Virus Corona, Begini Faktanya

Orang-orang yang memakai masker mengunjungi pasar makanan segar di Hong Kong pada 29 Januari 2020, sebagai langkah pencegahan setelah wabah virus yang dimulai di kota Wuhan di Cina. Virus yang sebelumnya tidak dikenal telah menyebabkan alarm karena kemiripannya dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang menewaskan ratusan di seluruh daratan Cina dan Hong Kong pada 2002-2003.
Orang-orang yang memakai masker mengunjungi pasar makanan segar di Hong Kong pada 29 Januari 2020, sebagai langkah pencegahan setelah wabah virus yang dimulai di kota Wuhan di Cina. Virus yang sebelumnya tidak dikenal telah menyebabkan alarm karena kemiripannya dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang menewaskan ratusan di seluruh daratan Cina dan Hong Kong pada 2002-2003. (DALE DE LA REY / AFP)

Perkembangan Terbaru

Perkembangan terbaru kasus virus Corona di China dan seluruh dunia, korban meninggal dunia telah mencapai 1383 pasien.

Jumlah korban meninggal akibat virus corona ini sejalan dengan jumlah pasien yang sembuh yang mencapai 6768 pasien.

Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi yang mencapai 64.454 kasus.

Laporan per hari dari Komisi Kesehatan Nasional China, dilansir SCMP, Sabtu (15/2/2020) merupakan data terbaru perihal penyebaran virus corona yang telah menyebar ke lebih dari 22 negara.

Organisasi kesehatan dunia / World Health Organization (WHO) sebelumnya pada Sabtu, (8/2), sempat mengatakan bahwa kenaikan angka ini merupakan hal yang wajar.

Sementara pihak China sendiri sampai berita ini dibuat masih terus berupaya mengatasi wabah yang menjadi sorotan dunia.

--

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved