Messi selalu menjadi andalan Man City asuhan Guardiola dengan mencatatkan 48 penampilan di semua kompetisi.
Dalam periode tersebut, Messi sanggup mencetak 18 gol dan menciptakan 10 assists.
Baca: Konflik Messi vs Abidal Merebak, Legenda Timnas Prancis: Barcelona Seperi Klub Badut!
Cuma Sergio Aguero (22) yang mampu menyarangkan gol lebih banyak dibandingkan Messi.
Bersama Messi, Man City sukses memenangi 38 pertandingan.
Dikutip Tribunnewswiki.com dari Manchester Evening News, Kamis (13/2/2020), Lionel Messi pun 14 kali terpilih sebagai Man of the Match dan mempunyai rataan nilai 7,86 per pertandingan.
Rataan nilai Messi tersebut menjadi yang tertinggi pada Premier League 2020-2021.
Messi mengungguli dua rival terdekatnya, Bernardo Silva (7,80) dan Andrew Robertson (7,68).
Meski sudah berusia 33 tahun, Lionel Messi masih menunjukkan kemampuan dribel yang luar biasa.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melihat ke arah megabintang Barcelona, Lionel Messi.
Messi membuat catatan dribel per pertandingan tertinggi di Premier League dengan 4,29 kali.
Dua pemain Man City yang bisa mendekati torehan Messi cuma Raheem Sterling (4,24) dan Sergio Aguero (4,16).
Messi juga memamerkan kreativitas fantastis dengan menciptakan 75 peluang untuk rekan-rekan setimnya dan hanya Kevin De Bruyne (93) yang bisa mengalahkannya.
Di saat ada Lionel Messi, Pep Guardiola akan menggunakan formasi terbaiknya, yakni 4-1-2-3.
Baca: Lionel Messi Terusik di Barcelona, Manchester City Siap Tampung Sang Bintang
Ederson Moraes mengisi posisi kiper dengan dilindungi oleh Angelino, John Stones, Aymeric Laporte, dan Kyle Walker.
Rodri akan menjadi gelandang jangkar yang menyokong Kevin De Bruyne dan Bernardo Silva.
Adapun Lionel Messi menjadi sayap kanan, Raheem Sterling menempati sayap kiri, dan Sergio Aguero berperan sebagai ujung tombak.
Keberadaan Messi menghadirkan gelar Liga Inggris untuk Man City dengan keunggulan tujuh poin atas tim peringkat kedua, Manchester United, di mana Liverpool terperosok ke urutan empat.
Messi juga tampil sensasional di Liga Champions untuk memimpin Manchester City menembus semifinal sebelum kalah dari Chelsea lewat babak adu penalti.
Aguero dan Messi menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti dengan sempurna.
Akan tetapi, Bernardo Silva dan Ederson Moraes tak bisa menjalankan tugas selaku algojo secara maksimal.
(Tribunnewswiki.com/Haris)