King memperkuat Manchester United sejak 2008 hingga 2013.
Nama lain yang juga didekati Setan Merah jelang penutupan keran bursa transfer adalah Danny Ings dari Southampton.
Mantan penyerang Liverpool itu sedang tampil tajam di Liga Inggris musim 2019-20 ini.
Hingga pekan 24, Ings mengemas 14 gol dari 24 laga.
Namun, pdkt yang dilakukan Manchester United gagal, karena Southampton enggan melepas penyerang timnas Inggris tersebut.
Hingga pada akhirnya perburuan Manchester United berakhir pada sosok Odion Ighalo.
Tentang Ighalo, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan pujian bagi sang pemain.
"Odion adalah pemain yang berpengalaman.”
“Dia datang dan memberi kami pilihan berbeda di lini depan bagi kami.”
"Ighalo orang hebat hebat dan sangat profesional, dia akan memanfaatkan waktunya di sini,” kata Ole Gunnar Solskjaer dikutip Tribunnewswiki.com dari Skysport.com, Sabtu (1/2/2020).
Odion Ighalo pertama kali pindah ke klub Liga Cina dengan bergabung ke Changchun Yatai, sebelum ia bergabung dengan Shanghai Shenhua pada Februari 2019.
Baca: Bruno Fernandes Debut di Posisi Keliru, Keputusan Pelatih Manchester United Dikritik Fans
Sednagkan bersama timnas Nigeria, Ighalo menjadi topskor Piala Afrika 2019 dengan catatan 5 gol.
Nama Odion Ighalo mungkin mendapat sambutan negatif dari para penggemar Manchester United.
Meski begitu, Ighalo sudah pernah bermain di Inggris dan sedang dalam kondisi fit jika hanya untuk solusi jangka pendek pengganti Rashford.
Kecepatan dan kemampuan fisik menjadi senjata bermain Ighalo pun dinilai cocok dengan gaya main Manchester United dibawah asuhan Solskjaer.
Karakter Ighalo pun dirasa mirip dengan mantan penyerang Manchester United, Romelu Lukaku.
Di musim 2015/16, ketika Watford kembali ke Liga Inggris, duet Ighalo dan Troy Deeney adalah penyerang utama di Watford, dan masing-masing mencetak 15 dan 13 gol.
Ighalo memang tak terlalu klinis di depan gawang, meskipun dia memiliki rasio konversi tendangan menjadi gol sebesar 13,8 % di musim tersebut.
Namun di musim 2016-17, Ighalo hanya mencetak satu gol dari 14 laga awal Liga Inggris dan pindah ke Liga Cina pada Januari 2017.
Semenjak pindah ke benua Asia, Ighalo mencetak 46 kali dalam 70 pertandingan di Liga Cina selama tiga tahun, meski diakui kualitas liga disana yang jauh dibawah sepak bola Eropa.
Jikalau Ighalo gagal, Manchester United pun tetap tak akan rugi besar dan bisa mengembalikan Ighalo ke Shanghai Shenhua.
(Tribunnewswiki.com/Haris)