Liu tidak melihat putrinya yang berusia sembilan tahun, Cheng Shiwen dalam 10 hari setelah direkrut bersama dengan 39 pekerja medis lainnya.
Ia terlihat sangat sedih, ditambah tekanan pekerjaannya cukup berat membuat dia sering kelelahan.
Keduanya bersatu kembali pada 31 Januari 2020.
Baca: Kabar Baik dari China, Pasien yang Sembuh dari Virus Corona Mencapai 1341 Orang
Baca: Pengorbanan 31 Perawat di Wuhan Harus Rela Potong Rambut Panjangnya Demi Rawat Pasien Virus Corona
Namun, meski sudah saling bertemu, mereka harus berdiri beberapa meter dari satu sama lain untuk mencegah penyebaran virus.
Dalam sebuah rekaman, Liu dikunjungi oleh Cheng Shiwen dan suaminya Cheng Xiaoshen, yang membawakannya sekotak kue yang baru dimasak.
Video itu sudah dilihat lebih dari 100 juta kali di media sosial.
Liu, mengenakan pakaian pelindung, masker muka dan berdiri beberapa meter dari putrinya.
Gadis muda itu terlihat menangis dan terharu.
“Bu, aku benar-benar merindukanmu,” ucapnya singkat.
Liu memberi tahu dia bahwa dirinya juga merindukannya.
Ia ingin memeluk anak semata wayangnya itu.
Ketika gadis itu bertanya apakah ibunya bisa pulang lebih cepat, Liu mengatakan kepadanya bahwa dia 'melawan monster' dan segera setelah virus dikalahkan ibu akan pulang.
Di akhir video, Cheng Shiwen menaruh kantong plastik berisi kue yang baru dimasak di dalam zona karantina untuk diambil ibunya.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria) (TribunJogja/Bunga Kartikasari)