4 Fakta Penembakan Korat oleh Tentara Thailand: Tewaskan 26 Orang hingga Sempat Update Status FB

Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas dalam penembakan Korat, termasuk tentara Thailand yang jadi pelakunya


zoom-inlihat foto
penembakan-thailand-456.jpg
CHANATHIP SOMSAKUL / AFP
Para pengunjung dibimbing menuju lokasi yang lebih aman oleh petugas di Thailand


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Seorang tentara Thailand berpangkat Sersan Mayor bernama Jakraphanth Thomma menjadi pelaku penembakan di Nakhon Ratchasima (Korat).

Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas dalam penembakan Korat, termasuk tentara Thailand yang jadi pelakunya.

Dilansir oleh Kompas.com, Jakraphanth Thomma, prajurit yang bertugas di batalion amunisi, menembaki kuil dan pusat perbelanjaan di Distrik Muang pada Sabtu (8/2/2020).

Dia ditembak mati dalam baku tembak yang berlangsung sekitar 17 jam di pusat perbelanjaan Terminal 21, Minggu pukul 09.00 waktu setempat (9/2/2020).

Foto: Pelaku mengabadikan momen saat melakukan aksinya di mall. Para pengunjung dilaporkan lari kalang kabut mendengar tembakan membabi buta
Foto: Pelaku mengabadikan momen saat melakukan aksinya di mall. Para pengunjung dilaporkan lari kalang kabut mendengar tembakan membabi buta (NAKHON RATCHASIMA, THAILAND / AFP)

Dikutip dari berbagai sumber, berikut deretan fakta penembakan Korat yang dilakukan oleh tentara Thailand:

Dipicu masalah jual beli rumah

Dilansir oleh Kompas.com, tentara Thailand yang menjadi otak pelaku penembakan di Korat disebut melakukan aksinya karena masalah jual beli rumah.

Pernyataan itu disampaikan Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha sembari mengunjungi rumah sakit tempar para korban penembakan dirawat.

"Ini karena masalah personal. Jual beli rumah," terang Prayut kepada awak media seperti diberitakan Reuters Minggu (9/2/2020).

Baca: Momen Pengunjung Mall Dievakuasi Saat Penembakan di Thailand: Sembunyi Lemari hingga Kamar Mandi

Baca: Seorang Hakim Thailand Tembak Dirinya Sendiri di Pengadilan Usai Kutuk Sistem Peradilan

PM yang juga mantan panglima angkatan bersenjata Thailand itu berujar, pertikaian itu melibatkan kerabat dari komandannya.

Komandan Jakraphanth disebut termasuk dalam korban tewas pertama, sebelum dia menuju gudang senjata, dan mengambil senapan mesin beserta amunisi.

Juru bicara Menteri Pertahanan, Kongcheep Tantrawanit menuturkan, pihaknya mendapat informasi bahwa Jakraphanth Thomma adalah petugas amunisi batalyon.

Tantrawanit melanjutkan, insiden tragis itu dimulai setelah Jakraphanth bertengkar dengan komandannya, di mana si komandan dibunuh.

Dia kemudian mengambil senjata komandannya, menembak beberapa prajurit yang ada di barak. Tantrawanit tak mengonfirmasi jika ada personel yang terbunuh.

Setelah itu dia pergi ke gudang senjata dan mengambil banyak amunisi dan senjata, termasuk satu senapan mesin, dan kendaraan tipe Humvee.

Baru dari sana dia pergi ke Distrik Muang, menembaki kuil dan pusat perbelanjaan yang ada di sana sebelum menuju ke mall Terminal 21.

Disebut punya kemampuan menembak yang bagus

Juru bicara Menteri Pertahanan, Kongcheep Tantrawan mengakui bahwa Jakraphanth Thomma mempunyai kemampuan menembak yang bagus.

"Secara umum, setiap personel militer tentunta piawai dalam menggunakan senjata. Namun, pria ini jelas kemampuannya di atas," katanya.

Kepada Reuters, dia juga menuturkan tidak tahu mengapa pria tersebut sampai membunuh banyak orang.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Malam 3 Yasinan

    Malam 3 Yasinan adalah sebuah film horor Indonesia
  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved