TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sosok Dony Pedro King of The King yang ngaku punya harta 60 ribu triliun, tapi ternyata rumahnya ngontrak.
Muncul tefakta rbaru tentang fenomena kerajaan fiktif di Indonesia yang bernama 'King of The King'.
Perbincangan seputar kerajaan fiktif satu ini juga terus muncul di media sosial.
Terutama menyoroti sosok pemimpinnya yang tidak kalah heboh.
Sang pemimpin bernama Dony Pedro yang mengklaim diri sebagai raja dari King of The King atau Raja Diraja.
Mengenai siapa sosok sebenarnya pun menjadi viral.
Rupanya, terungkap fakta bahwa ternyata Dony Pedro adalah seorang anggota TNI aktif.
Penjelasan tersebut dijelaskan langsung pihak TNI Angkatan Darat.
"Benar bahwa saudara Dony Pedro anggota TNI aktif," ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya kepada Kompas.com, Rabu (5/2/2020).
Candra menuturkan, Dony berpangkat Letnan Satu serta berdinas di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD di Bandung.
Baca: Jadi Koordinator di Kerajaan Fiktif King of The King, Juanda Akhirnya Ditangkap Polisi
Baca: King of The King Klaim Hartanya 37 Kali Lebih Besar dari Orang Terkaya Dunia, Lantik Semua Raja
Berikut fakta terkait sosok Dony Pedro King of The King:
Berpangkat Letnan Satu Infantri
Sebelumnya pengikut sekaligus petinggi King of The King asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyebut Dony Pedro adalah anggota TNI aktif.
"Kepada saya, Dia (Dony Pedro) bilang tentara aktif," kata Juanda, baru-baru ini.
Dony Pedro mengaku bertugas di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD di Bandung kepada Juanda.
Juanda menyakini jika pimpinan King of The King bukan tentara gadungan. Kepada Juanda, Dony menunjukkan Kantu Tanda Anggota TNI.
Pada kartu itu Dony Pedro berpangkat Letnan Satu Infantri.
"Saat saya ke sana (rumah Dony Pedro) seragam (TNI)-nya digantungin," kata Juanda.
Dokumen dana di bank Swiss
Kepada Juanda, Dony Pedro juga menjamin dokumen terkait dana di Bank Swiss yang dipegangnya asli.