TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pembangunan rumah sakit khusus virus corona di China cukup menyita banyak perhatian public.
Hal tersebut lantaran waktu pengerjaan yang dirasa sangat cepat yakni hanya berlangsung selama 10 hari.
Sosok di balik pembangunan rumah sakit tersebut juga tak luput dari perhatian publik.
Adalah Huang Xiqiu yang merupakan arsitek di balik pembangunan rumah sakit khusus virus corona di Wuhan, China.
Namun, siapa sangka jika Huang Xiqiu merupakan pria kelahiran Jember, Jawa Timur pada 1941.
Tidak hanya itu, Huang Xiqiu juga pernah mengenyam pendidikan di sekolah dasar dan sekolah menengah pertamanya di Chung Hua School, Jember.
Dikutip dari Kompas.com, usai menamatkan sekolah tingkat sekolah menengah pertama (SMP) di Chung Hua School, dia melanjutkan sekolah menengah atas (SMA) di Surabaya.
Setelah itu, Huang Xiqiu lanjut ke China hingga sekarang.
Baca: Indonesia Satu-satunya Negara Besar Asia yang Bebas dari Virus Corona, WHO Malah Khawatir, Kenapa?
Baca: Kabar Baik dari China, Pasien yang Sembuh dari Virus Corona Mencapai 1341 Orang
Orangtua Huang Xiqiu diketahui berasal dari China dan merantau ke Jember.
Menurut pernyataan mantan guru Chung Hua School, Iwan Natawidjaja, Huang Xiqiu dikenal sebagai sosok yang cerdas.
Tak hanya cerdas, bagi Iwan, Huang Xiqiu juga dikenal sebagai pribadi yang rajin belajar dan sederhana.
"Yang saya baca dari Huang Xiqiu sedikit bicara namun banyak kerja," katanya.
Selain itu, Iwan juga mengungkapkan jika Huang Xiqiu pernah menjabat sebagai ketua asosiasi murid di sekolah Tionghoa tersebut.
"Huang Xiqiu dulu juga pernah menjadi ketua organisasi sekolah, mungkin kalau sekarang namanya OSIS," kata Iwan, seperti dilansir oleh Antara.
Dilansir oleh Kompas.com, pada reuni yang diadakan pada 2010 lalu, Huang Xiqiu pernah datang ke Jember untuk mengikuti kegiatan tersebut dan bertemu teman-teman masa kecilnya.
“Pertemuan reuni kami adakan 10 tahun sekali,” kata mantan guru Chung Hua School, Iwan Natawidjaja kepada Kompas.com saat ditemui di rumahnya di Kecamatan Kaliwates, Jember, Jumat (7/2/2020).
Baca: Dokter yang Tangani Virus Corona Meninggal, Warga China Tuntut Permintaan Maaf Pemerintah Wuhan
Baca: Jadi Tempat Asal Virus Corona, Ini Penampakan Pasar Seafood Huanan di Wuhan
Menurutt Iwan, undangan tersebut sudah disebarkan melalui pesan elektronik oleh perkumpulan alumni.
Namun, untuk acara reuni yang bakal diadakan April mendatang, Iwan tidak tahu apakah Huang bakal datang atau tidak.
“Karena ada wabah virus corona ini, tidak mengerti, akan datang lagi atau tidak,” ucap Iwan. Iwan mengatakan, pada April mendatang, panitia akan menyelenggarakan reuni ke-110 bagi para alumni Chung Hua School.
Bangun rumah sakit khusus pasien virus corona