TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut ini adalah deretan negara yang melarang turs China masuk untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Setidaknya ada lebih dari 18 negara membatasi masuknya turis dari China sementara lebih dari 20 maskapai menunda atau mengurangi penerbangan ke negara tersebut seiring berkembangnya virus Corona.
Dikutip Tribunnewswiki.com dari South China Morning Post pada Minggu (2/2/2020), hampir 10 ribu kasus dikonfirmasi dan tercatat 304 kematian pada Minggu pagi.
Sebanyak 23 negara dan teritori di samping deretan China telah melaporkan kasus virus mematikan sejak pertama kali terdeteksi di kita Wuhan bulan lalu, dengan kasus penularan dari manusia ke manusia dikonfirmasi di Amerika Serikat, Jepang, Vietnam, Jerman dan Taiwan.
Baca: Dettol Antiseptik Disebut Dapat Membunuh Virus Corona, Hoax? CEK FAKTANYA DI SINI!
Baca: Wabah Virus Corona: Jokowi Telah Beri Perintah Evakuasi WNI di Hubei, Menlu: Sesegera Mungkin
Baca: Cara Sejumlah Negara Antisipasi Penyebaran Virus Corona: Warga AS dari China Dibawa ke Alaska
Meskipun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memeringatkan terhadap pembatasan drastis pada perjalanan dan perdagangan yang melibatkan China, negara-negara termasuk AS dan Jepang telah memeringatkan warganya untuk tidak mengunjungi China.
Yuridiksi lain telah menerapkan pembatasan terhadap masuknya warga China ke negaranya.
Beberapa maskapai juga menangguhkan rute tertentu untuk mengurangi penerbangan ke China.
Di antara lainnya adalah Singapore Airlines dan anak unitnya, Scoot, kemudian ada pula SilkAir, Jetstar Asia, United Airlines, American Airlines, Air Asia, Cathay Pacific, Delta, KLM, Air India, IndiGo, Air Canada, Virgin Atlantic, Finnair, Turkish Airlines dan Lion Air.
Sementara itu British Airways, Lufthansa dan Kenya Airways telah menangguhkan semua penerbangan, kemudian ANA Jepang mengatakan perlu mempertimbangkan langkah seperti itu.
Berikut ini deretan negara yang melarang turis China masuk untuk pencegahan Virus Corona:
Hong Kong telah menyegel enam dari 14 penyeberangan perbatasan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi jumlah orang yang tiba.
Pengunjung dari Hubei, Provinsi China tengah yang beribu kota Wuhan dan orang-orang yang telah mengunjungi daerah tersebut dilarang masuk.
Penerbangan pun telah dibagi dua, sementara Beijing telah berhenti mengeluarkan izin untuk penduduk yang berpergian secara kelompok dan dalam tur ke Hong Kong.
Diperkirakan 200 hingg 300 ribu warga Hong Kong yang telah kembali ke kota sejak liburan Tahun Baru Imlek telah disarankan untuk tinggal di rumah selama 14 hari dan mengenakan masker ketika pergi keluar.
Dengan mereka yang kembali dari Hubei dimintai untuk memeriksakan diri ke Departemen Kesehatan.
Macau pun juga telah melarang masuknya penduduk Wuhan dan Hubei tanpa deklarasi medis yang menyatakan mereka tidak membawa virus.
Semua pengunjung kota diminta untuk mengisi formulir pernyataan kesehatan.
Lebih dari 100 penerbangan dari Macau ke Taiwan telah dibatalkan.
2. Taiwan