Kronologi Siswi SD Nangis Tak Terima Uang Lomba Lari 21 KM, Terungkap Tak Ada Hadiah Dijanjikan

Kronologi siswi SD di Poso menangis karena tak dapat hadiah uang lomba marathon 21 kilometer, Bina Marga Sulawesi Tengah klaim tak pernah janjikan


zoom-inlihat foto
melan-dan-kedua-orang-tuanya-kamis-30012020.jpg
Istimewa
Melan dan kedua orang tuanya, Kamis (30/01/2020)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kronologi siswi SD di Poso menangis karena tak dapat hadiah uang lomba lari marathon 21 kilometer, Bina Marga Sulawesi Tengah klaim tak pernah janjikan hadiah. 

Desa Pandiri, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah mendadak menjadi sorotan.

Ada seorang bocah di desa tersebut yang masih duduk di bangku kelas enam sekolah dasar, tiba-tiba menjadi viral.

Namanya Asmarani Dongku, dan baru berusia baru 12 tahun.

Gadis lugu itu tak kuasa menahan kekesalan karena usai mengikuti lari marathon 21 kilometer, ia tak mendapat hadiah uang seperti yang ia dengar sebelum mengikuti lomba.

Asmarani atau biasa dipanggil Melan, hanya menangis dan kecewa ketika kembali ke rumahnya.

Ia tak membawa hadiah uang sesen pun dari ajang lari 21 Km yang dihelat oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu 25 Januari 2020 lalu.

Dikutip dari Kompas.com, kekecewaan itu masih membekas. Hal ini terdengar dari suaranya.

Melan menuturkan, dirinya begitu kecewa usai mengikuti ajang lari marathon itu.

Melan mendengar soal lomba lari itu dari tetangganya.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved