TRIBUNNEWSWIKI.COM - Roy Suryo akhirnya melaporkan petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana ke Polisi karena mengubah sejarah PBB dan NATO di Wikipedia.
Tindakan tersebut berhasil membuat Rangga Sasana kesal dan menumpahkannya kepada Roy Suryo seperti yang ditampilkan di video YouTube iNews yang diunggah pada Jumat (24/1/2020).
Dalam tayangan tersebut Roy Suryo menjabarkan perihal adanya perubahan sejarah di Wikipedia.
"kita cari fakta hukumnya, dan fakta hukum mengatakan pengubahan di Wikipedia itu sudah melanggar hukum. Dan apa yang ditulis itu adalah bohong. Karena tidak sesuai dengan referensi aslinya yang ada pada naskah aslinya," ucap Roy Suryo seperti yang dikutip dari TribunnewsBogor.com, Sabtu (25/1/2020).
Tudingan yang disampaikan Roy Suryo itu pun segera ditanggapi Rangga Sasana.
Sebagai petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana mengaku kesal dengan sikap Roy Suryo yang kerap memojokkan organisasinya.
Rangga Sasana lantas menjelaskan kembali perihal Sunda Empire dan De Heeren Zeventien.
Alih-alih diam, Roy Suryo pun kembali membantah sejarah yang dijelaskan Rangga Sasana.
"Saudara Suryo ini ya, yang makin kurang sopan, pada persoalan ini. Tatanan De Heeren Zeventien itu dilakukan 75 tahun itu oleh Vatikan," ungkap Rangga Sasana.
"Itu pun salah juga," timpal Roy Suryo.
"Bukan, ini adalah tatanan persiapan daripada Sunda Empire mempersiapkan tatanan dari De Heeren Zeventien dari Vatikan pindah ke Bandung," tambah Rangga Sasana.
Baca: Bisa Rusak Generasi Muda, Roy Suryo Merasa Perlu Laporkan Tokoh Sunda Empire Rangga Sasana ke Polisi
Baca: Petinggi Sunda Empire Sebut PBB hingga NATO Lahir di Bandung: Dedi Mulyadi Senyum, Roy Suryo Tertawa
Kesal dengan bantahan yang disampaikan Roy Suryo, Rangga Sasana pun akhirnya membuat pengakuan.
Di depan Roy Suryo, Rangga Sasana mengaku bahwa dirinya adalah salah seorang pendiri Partai Demokrat.
"Jadi, tolong lah, pada posisi masyarakat Indonesia, begitupun pejabat, untuk saudara yang politisi. Anda tidak tahu, Demokrat itu saya yang ikut melahirkan. Saudara enggak tahu itu ya," ucap Rangga Sasana.
Terkejut mendengar pengakuan Rangga Sasana, Roy Suryo pun langsung menanggapinya.
Roy Suryo meminta Rangga Sasana tidak membawa-bawa partai ke dalam urusan Sunda Empire.
Ogah menarik ucapannya, Rangga Sasana justru menuding Roy Suryo sebagai kader parta yang tidak sopan.
"Nah ini, enggak usah bicara partai," imbuh Roy Suryo.
"Enggak, tapi kurang ajar itu. Kader partai kurang ajar itu," pungkas Rangga Sasana.
"Enggak ada hubungannya dengan partai. Saya beritahu untuk masyarakat. Bahwa De Heeren Zeventien itu pun salah," ucap Roy Suryo.
Baca: Buntut Kasus Atta Halilintar, Pelapor Belum Pernah Cek Youtube Sang Artis, Roy Suryo Angkat Bicara
Baca: Sempat Viral Foto Penampakan Tangan di Pundak Jokowi, Roy Suryo Bilang Editan, Ini Fakta Sebenarnya
Lantas, benarkah Rangga Sasana atau yang memiliki nama asli Edi Raharjo ini merupakan salah satu pendiri Partai Demokrat?
Berdasarkan penelusuran TribunnewsWiki, Partai Demokrat didirikan atas inisiatif Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terilhami oleh kekalahannya pada pemilihan Calon wakil Presiden dalam Sidang MPR tahun 2001.
Guna mengusung SBY menjadi calon Presiden pada pemilu tahun 2004, maka dibentuklah partai politik dengan nama Partai Demokrat.
Partai Demokrat didirikan oleh 99 orang politikus, di antaranya:
- Vence Rumangkang
- Ir.Hari Purnomo
- Drs.Achmad Yanni Wahid (Alm.)
- Ganne H.Notowijoyo
- Drs.Sutan Bhatoegana,MBA.
- RMH.Heroe Syswanto
- Prof. Dr.Irzan Tandjung
- Prof.Ir.Max Rompas M Agr.
- Prof.Ir.Bonny Ferdinand Sampie.MS.
- Prof. Dr.St RF Saragih,SH.MS.
- Drs.Wisnu Heryanto K.
- Prof.Dr.Ir. Siegfried B MS,MA pp Sc.
- Prof. Dr. Rusli Ramli,MS.
- Prof. Dardji Darmodihardjo
- Prof.Dr. Subur Budhisantoso
- RH. Probo Subagyo
- DR. Achmad Mubarok,MA
- Vera Vebriyanti,BBA
- Utari
- Bertha Herawati,SH
- Reyner F Kodoatie,SH
- Ade Rahmat Komara,SE,MM
- Dr. Ir,Tresna P. Soemardi, Ph.D
- Abraham Rahardjo Elias
- Ir. Husein Salim Abdul,MT
- Anwar Fuady
- Drs. Wayan Sugiana, MM
- Ir. Imam Sumitro
- Ir.Ignatius Sugiarto
- Ifan Pioh
- Dwi Yanuas Didi
- Drs. Endang Kartiwak
- Iryanto Muchil,BE
- Ir. Eddy Suryantono
- Suwanda, M, Sag
- Dr. Wigui FP Kaunang
- Slamet Riyadi
- Rr. Diwi Yanthi, SH
- Makmun
- Achmad Toriq , SH
- Dewi Mizwar
- Ir. Tomigan Tarigan, SH
- Dra. Hj. Farida Nuryanti
- Ir. H. Rudy Rahmawanto
- Drs. Hengky Luntungan
- Pipin Supindah, BE
- Ir. Zulkifli Bastianda
- Ir. Bambang Suwaji
- Ir. Sukirman
- Ir. Leon Roza
- Budi Satria Hamid
- H. Wahono Tjokrodarsono, SE
- Ir. Syamsirwan Ganie
- Ir. Amien Rahardjo
- Ir. Sonny Sumarsono
- Ir. Tedjo Utomo M.
- Ir. Syafuan Gani, MM
- Drs. Ismail Sangaji
- Gunawan Sukardi S.
- Ir. Wahyudiono
- Drs. Drajat Soekasno
- Ir. Winarto Broto
- Ir. Benny Rubiandi
- Ir. Agus Slamet
- Dhuandi Wahadi, BE
- Dra. Purnawati
- Asep Urbana, SE
- Baby Siregar
- Inu Kertopati, SH
- Isnaia Singgih, SH
- Denny Sultani Hasan, MM
- Noor Syamsudin Chotib
- Drs. Arie Kwartatmoko
- Hassanudin A. Latief, SH
- Ir. Ongky Sasongko
- Rosa Hardiani
- H. Hermawan Setiabudi
- Drs. Haryo Suparjo
- Ir. Winarno
- Junizwan Affandi
- Syahirul Zam Zam, SE
- Ir. Mohamad Sanusi
- IIIlal Ferhard, Bsc
- Daniel Onefarsis
- Ir. H RP Hadi Thahjono, MM
- Drs. Arifin Nitiamidjaya
- Ir. Ismail Lebehari, BCM
- Drs. Deddy Pandapotan T.
- Ir. Ricky Sofyan S, MM
- Ir, Jaka Djatnika, MM
- Ir. Wahyudi Suhartono, MBA
- Fira'un Maulana
- .Ir. KSM Daniel, MM
- Ir. M. Jauhar Arifin
- Ir. Retnaestri, M. Eng, Sc
- Ir. Moch. Chandra Solehan
- Didin Syarifudin
- Amsal Gideon Michael
- Steven Rumangkang, MBA
Dari deretan 99 nama pendiri Partai Demokrat tersebut , tidak ditemukan nama Rangga Sasana ataupun Edi Raharjo.
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)