Lawakannya Dianggap Berlebihan dan Rendahkan Profesi Satpam, Denny Cagur dan Parto Patrio Disomasi

Tak ada angin dan tak ada hujan, dua komedian senior Denny Cagur dan Parto Patrio mendapatkan somasi karena lawakan mereka.


Lawakannya Dianggap Berlebihan dan Rendahkan Profesi Satpam, Denny Cagur dan Parto Patrio Disomasi
Kolase Instagram/dennycagur Tribunnews/FX ISMANTO
Denny Cagur dan Parto Patrio mendapatkan somasi karena lawakannya 


Tak ada angin dan tak ada hujan, dua komedian senior Denny Cagur dan Parto Patrio mendapatkan somasi karena lawakan mereka.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar kurang sedap datang dari dua komedian tanah air, Denny Cagur dan Parto Patrio.

Dua komedian yang sudah lama melanglang buana di pertelevisian tanah air tersebut tiba-tiba mendapatkan somasi karena lawakan mereka.

Guyonan yang dilontarkan oleh Denny dan Parto dianggap berlebihan.

Baca: Denny Cagur

Baca: Momen Haru Denny Cagur dan Narji Akhirnya Sepanggung Melawak Lagi Usai Lima Tahun Berpisah

Denny Cagur
Denny Cagur (www.imdb.com)

Dikutip dari tayangan Youtube MOP Channel, Denny dan Parto disomasi oleh Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI).

Surat somasi tersebut dilayangkan oleh kuasa hukum ABUJAPI, Bonny Andalanta Tarigan, S.H.

ABUJAPI melayangkan somasi karena tidak terima dengan lawakan yang dibawakan Parto dan Denny menyangkut profesi satpam.

"Jadi, kita itu sesuai dengan yang kita dapatkan yakni aspirasi dari anggota, dari anggota rekan pengaman sendiri, melalui BUJP perusahaan yang bergerak di bidang pengamanan," kata Bonny.

"Ada tayangan tanggal 17 Januari baru-baru ini, yang mana dalam tayangan tersebut terdapat lakon yang menyerupai satpam," imbuhnya.

Baca: BPJS Kesehatan Tersandung Gambar Joker dan Disomasi, Alasan Manfaatkan Momentum

Baca: BPJS Kesehatan Hapus Foto Berlatar Joker di Facebook Usai Disomasi Komunitas Pemerhati ODGJ

Merasa keberatan karena tindak tanduk keduanya dirasa merendahkan profesi tersebut, akhirnya langkah hukum pun diambil.

"Kami lihat apakah ada unsur pidana atau perdata, akhirnya kita mengambil kesimpulan kalau ini tidak bisa dibiarkan, dilakukan tindakan hukum kepada pihak yang terkait," jelasnya.





Halaman
1234
Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Melia Istighfaroh






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved