Hanya saja, sudah sejak lama Rangga meninggalkan kampung halamannya.
"Dia itu (Rangga) sejak kecilnya hingga remaja memang tinggal di sini (Grinting). Tapi, setelah dewasa sudah tak di sini lagi," ungkap Suhartono.
Baca: Soal Kemunculan Sunda Empire-Earth Empire, Pemkot Bandung: Jangan Aneh-aneh
Baca: Sunda Empire Terlihat di Lingkungan UPI Bandung, Ridwan Kamil: Banyak Orang Stres Ya
Keterangan berbeda disampaikan salah satu tetangga orang tua Rangga, Lilis (40).
Menurut Lilis, Rangga masih sering terlihat di kediaman orang tuanya sekitar sepekan sebelum Rangga ramai diperbincangkan.
Di Grinting, Rangga tinggal bersama ibu dan adik perempuannya.
Lilis mengatakan, Rangga kerap melakukan pertemuan, baik pada siang maupun malam hari, di rumah orang tuanya, lengkap mengenakan pakaian loreng-loreng semacam tentara.
Hanya saja, warga tak mengetahui secara persis siapa tamu yang datang dan apa yang dibicarakan.
Baca: Sujiwo Tejo Apresiasi Pemberitaan tentang Keraton Agung Sejagat: tapi Mana Berita Jiwasraya?
Baca: Ratu Keraton Agung Sejagat Mengaku Keluarga Turut Jadi Korban Bully, Anak sampai Enggan Sekolah
"Memang Rangga warga sini (Grinting). Sering adakan pertemuan.
Tapi, tamunya dari mana tidak tahu, yang jelas infonya dari luar kota.
Pakaiannya juga loreng-loreng seperti seragam," kata Lilis.
Lilis mengemukakan, sejak ramai diberitakan, keluarga Rangga seperti menutup diri.
Baca: Raja Keraton Agung Sejagat Minta Maaf dan Akui Berbohong, Nasib Uang Milik Pengikut Belum Jelas
Baca: Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Akui Tak Punya Trah Bangsawan, Pengikut Diimbau untuk Berhenti
Salah satu adik Rangga, Ratna, juga enggan berkomentar saat ditanyai awak media.
Termasuk ibu Rangga, Iyong, yang juga memilih diam dan pergi keluar rumah saat kedatangan wartawan.
Sebelumnya, jajaran Satreskrim Polres Brebes dan Unit Polsek Bulakamba Brebes juga sudah mendatangi kediaman orang tua Rangga.
(TribunnewsWiki.com/Saradita/Kompas.comTresno Setiadi)