Di sekitar Totok juga mengenakan seragam yang sama.
Baca: Fakta-fakta Kelompok Keraton Agung Sejagat, Klaim sebagai Juru Damai Dunia, Anggotanya Capai 450
Baca: Karena Keraton Agung Sejagat, Raja Adipati Arief: ‘Mencoreng Nama Baik Keraton’
Tanggapan Polda Jabar dan Kesbangpol Kota Bandung
Dilansir oleh Kompas.com, Direskrimum Polda Jabar Kombes Hendara Suhartiyono mengatakan, pihaknya saat ini sudah memonitor kegiatan yang dilakukan SUnda Empire-Earth Empire.
"Saya sudah memonitor itu, tapi kami masih pantau dan dalami apakah serupa dengan Keraton Agung Sejagat di Purwarejo, kan beda-beda ini. Memang sudah memonitor itu giat yang di maksud," kata Hendra, Jumat (17/1/2020).
Sementara itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan, Sunda Empire (SE) - Earth Empire (EE) tidak terdaftar sebagai ormas atau pun Organisasi Kepemudaan (OKP).
"Yang pasti SE-EE ini tidak terdaftar di Kesbangpol. Akan kita telusuri," ujar Ferdi Ligaswara, Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung saat dihubungi Kompas.com.
Ferdi memastikan gerakan yang dilakukan Sunda Empier-Earth Empire adalah nyeleneh serta menyalahi aturan.
"Jangan yang aneh-aneh. Tidak ada negara dalam negara," jelasnya.
Menurut dia, setiap organisasi atau kelompok yang ingin mendaftarkan diri di Kesbangpol harus sesuai dengan aturan dan mengakui keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Sudah jelas aturannya harus mengakui NKRI," pungkasnya.
Seperti diketahui untuk kasus Keraton Agung Sejagat, polisi telah menangkap Totok Santoso (42) dan Fanni Amidania (41).
Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 14 UU RI No 1 Tahun 1946 tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dengan hukum maksimal 10 tahun dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.
Para pengikut Keraton Agung Sejagat diminta setor uang dan dijanjikan jabatan.
Ada yang menyetor Rp 3 juta hingga Rp 110 juta demi mendapat jabatan yang dijanjikan oleh sang 'raja' dan 'ratu' keraton itu.
Belum diketahui secara pasti mengenai keberadaan Sunda Empire-Earth Empire serta apakah modus Sunda Empire-Earth Empire sama dengan yang dilakukan Keraton Agung Sejagat?
Hingga saat ini aparat masih menelusurinya.
(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy, Tribunnews.com, Kompas.com)