Setelah Keraton Agung Sejagat, Kini Muncul Sunda Empire, Keduanya Sama-sama Klaim Hal Mirip

Sunda Empire-Earth Empire diduga masih berafiliasi dengan kelompok Keraton Agung Sejagat di Purworejo


zoom-inlihat foto
sunda-empire2.jpg
Facebook.com/ Renny Khairani
Sunda Empire diketahui dari postingan Facebook Renny Khairani.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Setelah masyarakat dihebohkan dengan kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, kini muncul kembali hal yang serupa bernama Sunda Empire-Earth Empire.

Sunda Empire-Earth Empire diduga masih berafiliasi dengan kelompok Keraton Agung Sejagat di Purworejo.

Dilansir oleh Tribun Jabar, Totok Hadiningrat yang disebut sebagai raja Keraton Agung Sejagat diduga terlibat dalam Sunda Empire.

Postingan mengenai Sunda Empire - Earth Empire ini diunggah oleh akun Facebook bernama Renny Khairani Miller, yang diduga merupakan salah satu anggota Sunda Empire.

Dalam postingannya tersebut, warganet itu menuliskan mengenai pertemuan Sunda Empire - Earth Empire di Bandung.

Ia bahkan menulis, sistem pemerintahan dunia dikendalikan koordinat 0.0 di Bandung sebagai mercusuar dunia.

Baca: Tak hanya di Purworejo, Keraton Agung Sejagat di Klaten Miliki 29 Orang Pengikut

Baca: Ternyata Ini yang Dilakukan Pimpinan Keraton Agung Sejagat agar Bisa Rekrut Ratusan Pengikut

Sunda Empire1
Postingan soal Sunda Empire. (Istimewa via Tribun Jabar)

"SUNDA EMPIRE - EARTH EMPIRE, dalam menyambut Indonesia baru yg lebih makmur dan sejahtera, dgn system pemerintahan dunia yg dikendalikan dari koordinat 0.0 di Bandung sebagai mercusuar dunia."

"Masa pemerintahan dunia yg sekarang akan segera berakhir sampai dgn tgl 15 Agustus 2020."

"Mari kita persiapkan diri kita utk menyongsong kehidupan yg lebih baik dan sejahtera."

"Agar kita tidak menjadi budak di negara sendiri dan hidup hanya utk membayar tagihan yg terus naik dan biaya hidup yg terus melambung tinggi apalagi biaya pendidikan anak yg tdk gratis, setelah itu kita tua dan mati, terus pikniknya kapan??" tulis akun Renny Khairani Miller, dikutip TribunJabar.id, Jumat (17/1/2020).

Dalam unggahannya, Reny tampak mengenakan seragam layaknya angkatan militer lengkap dengan baret berwarna biru di kepala.

Tak sendiri, ia bersama ratusan orang tampak mengenakan seragam yang sama dan mengikuti sebuah kegiatan.

Baca: Setelah Ditangkap, Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat Ditahan Secara Terpisah

Baca: Psikolog Duga Raja Keraton Agung Sejagat Idap Delusi Grandiose: Tak Sesuai dengan Realita Sebenarnya

Pada foto yang diunggah pada 9 Juli 2019 itu, terlihat spanduk bertuliskan Sunda Empire-Earth Empire.

Sama seperti Keraton Agung sejagat, Sunda Empire-Earth Empire juga mengklaim bahwa pemerintahan dunia akan segera berakhir.

Sunda Empire memprediksi pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020.

Setelah itu, kehidupan masyarakat dunia akan menjadi lebih baik dan sejahtera.

Dalam sebuah foto yang diunggah pada 27 Maret 2018, tampak ratusan orang berkumpul di sebuah lahan luas dengan mengenakan seragam hitam dan membawa spanduk besar bertuliskan Sunda Empire - Earth Empire.

Pada spanduk tersebut tertulis "The First Anniversary World Development Bank Commemorating The 76th Years The Lost Nederlandsch Indie, March 8 1942 - March 8 2017 -March 8 2018 Bandung (Atlantic)."

Dari tampilan visual dalam foto, acara tersebut digelar di Vila Isola, Bandung, Jawa Barat.

Kemudian, pada foto lainnya tampak Totok berada di ruangan serba guna dengan mengenakan seragam mirip militer berwarna abu-abu.

Di sekitar Totok juga mengenakan seragam yang sama.

Baca: Fakta-fakta Kelompok Keraton Agung Sejagat, Klaim sebagai Juru Damai Dunia, Anggotanya Capai 450

Baca: Karena Keraton Agung Sejagat, Raja Adipati Arief: ‘Mencoreng Nama Baik Keraton’

Tanggapan Polda Jabar dan Kesbangpol Kota Bandung

Dilansir oleh Kompas.com, Direskrimum Polda Jabar Kombes Hendara Suhartiyono mengatakan, pihaknya saat ini sudah memonitor kegiatan yang dilakukan SUnda Empire-Earth Empire.

"Saya sudah memonitor itu, tapi kami masih pantau dan dalami apakah serupa dengan Keraton Agung Sejagat di Purwarejo, kan beda-beda ini. Memang sudah memonitor itu giat yang di maksud," kata Hendra, Jumat (17/1/2020).

Sementara itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung Ferdi Ligaswara mengatakan, Sunda Empire (SE) - Earth Empire (EE) tidak terdaftar sebagai ormas atau pun Organisasi Kepemudaan (OKP).

"Yang pasti SE-EE ini tidak terdaftar di Kesbangpol. Akan kita telusuri," ujar Ferdi Ligaswara, Kepala Badan Kesbangpol Kota Bandung saat dihubungi Kompas.com.

Ferdi memastikan gerakan yang dilakukan Sunda Empier-Earth Empire adalah nyeleneh serta menyalahi aturan.

"Jangan yang aneh-aneh. Tidak ada negara dalam negara," jelasnya.

Menurut dia, setiap organisasi atau kelompok yang ingin mendaftarkan diri di Kesbangpol harus sesuai dengan aturan dan mengakui keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Sudah jelas aturannya harus mengakui NKRI," pungkasnya.

Seperti diketahui untuk kasus Keraton Agung Sejagat, polisi telah menangkap Totok Santoso (42) dan Fanni Amidania (41).

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 14 UU RI No 1 Tahun 1946 tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dengan hukum maksimal 10 tahun dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Para pengikut Keraton Agung Sejagat diminta setor uang dan dijanjikan jabatan.

Ada yang menyetor Rp 3 juta hingga Rp 110 juta demi mendapat jabatan yang dijanjikan oleh sang 'raja' dan 'ratu' keraton itu.

Belum diketahui secara pasti mengenai keberadaan Sunda Empire-Earth Empire serta apakah modus Sunda Empire-Earth Empire sama dengan yang dilakukan Keraton Agung Sejagat?

Hingga saat ini aparat masih menelusurinya.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy, Tribunnews.com, Kompas.com)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Sang Pialang (2013)

    Sang Pialang adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved