HOAKS soal Surat Pengangkatan Honorer Jadi PNS

Kemenpan RB menegaskan surat yang berisi pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS adalah tidak benar atau hoaks


zoom-inlihat foto
masyarakat-dengan-tingkat-pendidikan-dan-penghasilan-rendah-rentan-sebar-hoaks.jpg
Pixabay
Ilustrasi hoaks


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kepala Biro Hukum, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenpan RB Andi Rahadian menegaskan surat yang berisi pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS adalah palsu.

Surat tersebut tersebar melalui media sosial.

"Dilihat dari tampilannya jelas palsu," kata Andi kepada Kompas.com, Jumat (17/1/2020).

Sebelumnya, sebuah surat yang menyebutkan bahwa seluruh tenaga honorer baik guru, administrasi, tenaga kesehatan, dan tenaga penyuluh diangkat menjadi PNS tanpa perlu melalui tes.

Surat tersebut tampak seolah dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Baca: Info CPNS 2019: Berikut Perincian Lokasi Tes SKD CPNS 2019 di 5 Provinsi di Indonesia

Baca: Persiapan Tes SKD CPNS 2019, BKN Bakal Gelar 3 Simulasi CAT pada Januari 2020, Catat Jadwalnya!

Berikut ini isi surat tersebut:

PENGUMUMAN

NOMORBL:B/017/M.SM.01/2020

INFORMASI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL TAHUN 2020

DILINGKUNGAN PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH

As.Alkm.Wr.wbt

Berdasarkan keputusan Rapat kementerian Pendayagunaan aparatur negara dan Reformasi Birokrasi Memberitahukan kepada Seluruh tenaga Honorer Guru, Administrasi, tenaga kesehatan dan tenaga Penyuluh. diberikan kesempatan untuk diangkat menjadi Pns tanpa mengikuti tes. Berdasarkan kuota kekosongan di Daerahnya Masing Masing Dan Memenuhi Persyrtan yang telah Di tentukan. Lebih jelasnya Silahkan Konpirmasi Langsung Direktur Pengadaan Dan kepangkatan PNS BKN PUSAT JAKARTA Drs MUH.IQBAL No Wa: 0819-5338-8478

HARI/TANGGAL: Senin.13 Januari 2020

WAKTU: 09.00 WUB

Tempat: Ruang Rapat komisi 1 RI senayan Jakarta Pusat Gedung Nusantara DPR RI

Acara:Pengangkatan tenaga Honorer Berdasarkan kuotanya

Sehubungan Dengan Penyampaian ini. Kami Harapkan semua tenaga Honorer Guru.administrasi tenaga kesehatan diangkat menjadi Pns.

hoaks1
Tangkapan layar kabar seputar pengangkatan CPNS(Twitter)

Guna mengkonfirmasi kebenarannya, salah satu warganet mengonfirmasi adanya kabar ini melalui akun resmi Twitter Badan Kepegawaian Negara (BKN), @BKNgoid.

Baca: LINK DOWNLOAD Soal Latihan SKD CPNS 2019 Beserta Jawabannya, Simak Juga Kisi-Kisi Lengkap dari BKN

Baca: Jadi Korban Banjir, PNS Bisa Ajukan Cuti hingga 1 Bulan, Bagaimana Mekanismenya?

Tanggapan BKN

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono juga mengatakan hal yang sama Andi Rahadian.

Dilansir oleh Kompas.com, paryono menyatakan jika saat ini rekrutmen CPNS 2019 masih menunggu jadwal pelaksanaan SKD.

"Sekarang tahapannya sedang menunggu jadwal (waktu dan tempat) pelaksanaan SKD yang diumumkan oleh instansi," kata dia.

Beredarnya surat palsu terkait pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan pertama ini terjadi.

Beberapa waktu yang lalu, akun Twiiter BKN @bkngoid mengunggah mengunggah sebuah surat tentang pengangkatan PNS tanpa melalui tes pada Selasa (24/12/2019).

Namun, surat tersebut dibantah keasliannya oleh BKN dengan menuliskan kalimat "HOAX".

Surat pengangkatan PNS tanpa tes tersebut mengklaim berasal dari salah satu pegawai BKN.

Surat pengangkatan PNS tanpa melalui tes tersebut diketahui setelah diunggah sendiri BKN melalui akun Twitter resmi mereka.

Berikut ini adalah isi surat tersebut:

1. Pada tahun anggaran 2019 akan dibuka penerimaan calon pegawai negeri sipil di 68 (enam puluh delapan) kementerian/lembaga dan 462 (empat ratus enam puluh dua) pemerintah provinsi.

2. pendaftaran dimulai pada tanggal 11 Nopember 2019 secara online melalui SSCAN BKN.

3. pelamar hanya bisa mendaftar 1 (satu) instansi dan 1 (satu) formasi jabatan dan dikementerian/lembaga pemerintah daerah provinsi kabupaten kota.

4. Sistem kompetensi dasar (SKD) menggunakan Computer Asistend Test (CAT) direncanakan bulan pebruari 2020 dan seleksi kompetensi bidang (SKB) Maret 2020.

5. Pengumuman lebih lanjut terkait persyrtan pendaptaran dan lain-lain, akan diumumkan oleh badan kepegawaian negara dari instansi masing-masing.

6. umur 35-1 bulan keatas diberikan kebijakan lewat birokrasi diankat menjadi pns tanpa mengikuti tes dengan memenuhi persrtan yang telah ditentukan atau hubungi bagian pengadaan dan kepangkatan PNS.BKN PUSAT JAKARTA Drs DAVID ANDREAS LJIAMIS, NO WA: 0823-4149-3730

Mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut, Kompas.com menghubungi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono.

Paryono lantas menegaskan jika surat tersebut tidaklah benar alias hoaks.

Baca: Ketentuan Cetak Kartu Ujian CPNS 2019, Jika Dicetak sebelum 1 Januari 2020 maka Dianggap Tidak Valid

Baca: Meski Tak Ikut Tes SKD, Peserta CPNS 2019 Berstatus P1/TL Tetap Diwajibkan Cetak Kartu Ujian

"Point 6 itu fatal banget, jelas itu modus untuk melakukan penipuan, bahaya kalau masyarakat tidak waspada," kata Paryono kepada Kompas.com, Rabu (25/12/2019).

Selain itu, ia juga memastikan bahwa di BKN tidak terdapat nama David Andreas Ljiamis seperti apa yang tertera dalam surat tersebut.

Lebih lanjut ia menambahkan, laman web yang disebutkan di surat tersebut juga salah.

Sekali lagi, Paryono mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai apabila ada oknum-oknum yang menjanjikan dapat diangkat sebagai PNS.

Ketika ditanya apakah benar terdapat orang dalam yang dapat meloloskan peserta CPNS 2019, ia membantahnya.

Lolos atau tidaknya peserta tes CPNS 2019, menurutnya adalah karena kemampuan diri sendiri.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy, Kompas.com/Mela Arnani/Dandy Bayu Bramasta)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved