Hari Ini dalam Sejarah: 2 Juta Galon Tetes Tebu Banjiri Boston setelah Tanki Meledak, Tewaskan 21

Jalanan Boston dipenuhi tetes tebu setelah tanki berisi lebih dari dua juta galon tetes tebu meledak


zoom-inlihat foto
tempat-terjadinya-ledakan-tanki-tetes-tebu.jpg
Commons.wikimedia.org
Tempat terjadinya ledakan tanki tetes tebu

Jalanan Boston dipenuhi tetes tebu setelah tanki berisi lebih dari dua juta galon tetes tebu meledak




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Lebih dari dua juta galon molase atau tetes tebu membanjiri jalanan Boston, Massachusetts setelah tanki penyimpanan meledak pada 15 Januari 1919.

Tanki penyimpanan tetes tebu yang meledak ini berada di pabrik United States Industrial Alcohol Company.[1]

Tetes tebu tersebut menimbulkan gelombang yang tingginya mencapai 50 kaki (menurut beberapa saksi) dan menyapu semua yang dilewatinya.

Peristiwa ledakan tanki penyimpanan tetes tebu menewaskan 21 orang, melukai 150 orang, membunuh 20 kuda, dan menghancurkan enam bangunan dari kayu.

Belum diketahui secara pasti penyebab ledakan tanki pengolahan tetes tebu di Boston ini.

Namun, ada beberapa faktor yang diduga meledakkan tanki penyimpanan, di antaranya adalah cuaca dingin pada minggu kedua Januari dan kenaikan temperatur beberapa hari sebelum tanki meledak.

Peristiwa ini sering dianggap sebagai “bencana di Amerika yang paling aneh dan surreal.”[2]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 15 Januari 1929 - Lahirnya Martin Luther King Jr, Pendeta dan Aktivis HAM

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Kapal Induk USS Enterprise Terbakar karena Roket Zuni yang Dibawanya Meledak

Kerusakan akibat bencana tetes tebu
Kerusakan akibat bencana tetes tebu (Commons.wikimedia.org)


Tetes tebu atau molase adalah produk sampingan ekstraksi gula tebu dan gula bit.

Produk ini berwarna gelap, berasa manis, dan lengket.

Tetes tebu mempunyai sejarah panjang di Karibia dan Amerika Serikat bagian selatan, tempat tebu dan bit ditanam besar-besaran.

Pada awal abad ke-20, tetes tebu sempat populer sebagai pemanis di Amerika Serikat meski kini sudah jarang.[3]

Sebelum 1948, tetes tebu difermentasi untuk membuat etil alkohol.

Namun, saat ini etil alkohol umumnya dibuat dari etilen sehingga mengurangi permintaan tetes tebu.[4]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 14 Januari 1954 - Pernikahan Marilyn Monroe dengan Joe DiMaggio

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 13 Januari 1982, Jatuhnya Pesawat Boeing 737-222 di Washington D.C, 78 Tewas

Tetes tebu
Tetes tebu (Commons.wikimedia.org)

  • Kronologi


Pabrik United States Industrial Alcohol Company berada di Commercial Street dekat North End Park di Boston.

Tetes tebu yang diolah di pabrik ini dibawa dari Karibia, kemudian disalurkan dari pantai ke tanki pabrik menggunakan pipa.

Tanki ini dibuat pada 1915 untuk memenuhi kenaikan permintaan pada masa Perang Dunia I.

Namun, sejak awal digunakan, tanki ternyata sudah bocor.

Tanki tetes tebu (tanggal tidak diketahui)
Tanki tetes tebu (tanggal tidak diketahui) (Commons.wikimedia.org)

Pada 13 Januari 1915, tanki penyimpanan setinggi 50 kaki dan terbuat dari baja ini hampir terisi penuh.[5]

Namun, dua hari kemudian, tepatnya sekitar pukul 13.00, baut-baut di tanki itu meledak dan terlempar bagai peluru.

Lebih dari dua juta galon tetes dari dalam tanki keluar bersamaan dan menimbulkan gelombang.

Gelombang berketinggian delapan kaki menyapu gerbong barang dan area di sekitarnya.

Beberapa pekerja di pabrik tidak sempat menyelamatkan diri dan terhempas gelombang.

Saking banyaknya, tetes tebu sampai membanjiri jalanan di luar pabrik.

Tetes tebu yang panas dan lengket juga menenggelamkan dan membakar lima pekerja di Departemen Pekerjaan Umum.

Ombak tetes tebu menewaskan 21 orang, melukai 150 orang, membunuh 20 kuda , dan menghancurkan enam bangunan dari kayu.

Butuh waktu berminggu-minggu untuk membersihkan jalanan Boston dari tetes tebu.[6]

Penyebab ledakan itu tidak diketahui secara pasti.

Namun, beberapa faktor mungkin berkontribusi, di antaranya cuaca dingin di Boston selama minggu kedua Januari dan kenaikan temperatur yang terjadi beberapa hari sebelum tanki meledak.

Hal itu mungkin menyebabkan fermentasi tetes tebu dan meningkatkan tekanan di dalam tanki.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 13 Januari 1915 – Gempa Besar Avezzano Tewaskan 30 Ribu Penduduk Italia

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Jasad Manusia Dibekukan untuk Pertama Kali Agar Kelak Dapat Dihidupkan Lagi

  • Tuntutan pada perusahaan


Bencana tetes tebu ini juga memunculkan drama di pengadilan.

Ada lebih dari 100 tuntutan pada perusahaan United States Industrial Alcohol Company.

Penyelidikan selama enam tahun yang melibatkan 3.000 saksi dan 45.000 lembar kesaksian pun dilakukan.

Perusahaan tersebut akhirnya dinyatakan bersalah karena tanki yang digunakannya tidak cukup kuat untuk menyimpan tetes tebu.

Mereka harus membayar hampir $1 untuk menyelesaikan tuntutan itu.[8]

Baca: Hari ini Dalam Sejarah 12 Januari 2010: Gempa Bumi di Haiti, 363 Ribu Orang Tewas, Jutaan Terlantar

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah 11 Januari 2010: Miep Gies Wafat, Wanita Penyelamat Anne Frank dan Catatannya

(TribunnewsWiki/Febri)



Peristiwa Ledakan tanki tetes tebu di Boston
Pada 15 Januari 1919
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved