Hari Ini dalam Sejarah: Kapal Induk USS Enterprise Terbakar karena Roket Zuni yang Dibawanya Meledak

Kabar induk USS Enterprise terbakar setelah roket Zuni di pesawat yang dibawanya meledak secara tidak sengaja


Hari Ini dalam Sejarah: Kapal Induk USS Enterprise Terbakar karena Roket Zuni yang Dibawanya Meledak
Commons.wikimedia.org
Kapal induk USS Enterprise terbakar karena roket Zuni di pesawat F-4 Phantom yang dibawanya meledak 

Kabar induk USS Enterprise terbakar setelah roket Zuni di pesawat yang dibawanya meledak secara tidak sengaja




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kapal Induk USS Enterprise (CVAN-65) terbakar pada 14 Januari 1969 setelah roket Zuni yang berada di pesawat yang dibawanya meledak tanpa disengaja.

Peristiwa kebakaran ini terjadi ketika USS Enterprise sedang berada sekitar 70 mil dari barat daya Pearl Harbour, Hawaii.

Panas pembuangan atau exhaust (sekitar 850 derajat F) dari unit starter MD-3A “Huffer” secara tidak sengaja mengarah ke sebuah pod yang berisi roket Zuni yang tergantung di bawah sayap pesawat F-4J.

Panas gas buang memicu ledakan pada roket Zuni dan menyebabkan Enterprise terbakar.

Peristiwa ini menewaskan 28 orang dan menyebabkan kerugian lebih dari 126 juta dollar. [1]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 14 Januari 1954 - Pernikahan Marilyn Monroe dengan Joe DiMaggio

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 13 Januari 1982, Jatuhnya Pesawat Boeing 737-222 di Washington D.C, 78 Tewas

USS Enterprise terbakar pada 14 Januari 1969
USS Enterprise terbakar pada 14 Januari 1969 (Commons.wikimedia.org)

  • Sekilas USS Enterprise


USS Enterprise (CVAN-65) adalah sebuah kapal induk (aircraft carrier) Amerika yang dibangun antara 1958 dan 1961.

Enterprise merupakan kapal induk pertama di dunia yang menggunakan tenaga nuklir.

Sementara CV-65 adalah kapal Amerika kedelapan yang menggunakan nama Enterprise.

John B. Conally Jr., Sekretaris Angkatan Darat AS,  menyebut kapal itu sebagai suksesor yang pantas bagi Enterprise ketujuh (CV 6) yang merupakan kapal yang mendapat tanda kehormatan terbanyak pada Perang Dunia II.

Enterprise yang sering disebut “Big E” oleh para krunya adalah kapal induk terbesar yang pernah dibuat.

USS Enterprise pada 1967
USS Enterprise pada 1967 (Commons.wikimedia.org)

Kapal ini mempunyai panjang 1.123 kaki dan berbobot 73.858 ton.

Selain itu, Enterprise adalah satu-satunya kapal yang memiliki delapan reaktor nuklir.

Big E turut memainkan peran dalam hampir setiap konflik besar yang terjadi, dari Krisis Rudal Kuba hingga peristiwa 9/11.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 13 Januari 1915 – Gempa Besar Avezzano Tewaskan 30 Ribu Penduduk Italia

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Jasad Manusia Dibekukan untuk Pertama Kali Agar Kelak Dapat Dihidupkan Lagi

  • Kronologi terbakarnya USS Enterprise


Pada pagi hari 14 Januari 1969, Enterprise sedang beroperasi sekitar 70 mil dari barat daya Pearl Harbour.

Enterprise sedang bersiap untuk peluncuran enam F-4 Phantom, tujuh A-7 Corsair, satu RA-5C Vigilante, satu EKA-3B dan satu E-2A Hawkeye pada 08.30.

Namun, pada pukul 08.18 tiba-tiba terjadi sebuah ledakan di dek penerbangan Enterprise.

Sebelumnya, sebuah unit starter MD-3A (huffer) diposisikan berdekatan dengan F-4 Phantom.

Gas buang panas yang berasal dari unit starter itu mengarah ke hulu ledak roket Zuni dari F-4J Phantom II no. 105.

Suhu gas buang bisa mencapai 590 derajat F pada jarak dua kaki.

Selain itu, pesawat tersebut juga membawa dua tangki bahan bakar dan enam bom MK 82 seberat 500 pound.

Gas buang yang panas kemudian memicu ledakan pada hulu ledak roket Zuni Phantom II no. 105.

Sekitar satu menit kemudian, tiga roket Zuni lainnya di pesawat itu juga turut meledak.

Ledakan ini melubangi dek penerbangan Enterprise.

Tiga menit kemudian sebuah di Panthom meledak dan membuat lubang lebih besar di dek pernerbangan.[3]

Ledakan turut memicu terbakarnya bahan bakar JP-5.

Total ada 18 amunisi yang meledak dan delapan lubang di dek penerbangan.

Kru kapal membutuhkan waktu tiga jam untuk memadamkan semua api.

Insiden ini menewaskan 28 orang dan melukai 344.

Selain itu, ada 17 pesawat yang rusak dan 15 pesawat yang hancur

Kerugian dari peristiwa ini ditaksir lebih dari 126 juta dollar.

Enterprise ditarik oleh Brainbridge ke Pearl Harbour pada sore harinya.

Kapal induk ini membutuhkan perbaikan selama 51 hari dan baru bisa kembali ke Alameda pada 2 Juli 1969.[4]

Baca: Hari ini Dalam Sejarah 12 Januari 2010: Gempa Bumi di Haiti, 363 Ribu Orang Tewas, Jutaan Terlantar

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah 11 Januari 2010: Miep Gies Wafat, Wanita Penyelamat Anne Frank dan Catatannya

(TribunnewsWiki/Febri)



Peristiwa Terbakarnya kapal induk USS Enterprise
Pada 14 Januari 1969
   


Sumber :


1. www.insensitivemunitions.org
2. www.navy.mil
3. www.history.navy.mil
4. wikivisually.com


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved