Pertarungan antarkelompok suku juga kadang-kadang meramaikan dunia hitam di Port Moresby.
Selain Suku Motu, ada juga suku dari pegunungan yaitu Suku Tari.
Mahalnya rasa aman membuat pendatang maupun sebagian elite penduduk lokal hanya bisa menikmati keindahan kota ini dari balik kendaraan atau bangunan yang dikurung alat pengamanan.
Baca: Tak Hanya Senjata Militer Modern, Iran Miliki Pasukan Lumba-lumba Pembunuh Mematikan dari Rusia
Untuk bepergian terkadang harus beriringan dan dikawal ketat bak rombongan pejabat di Tanah Air.
Karena kondisi itu, tak heran jika bisnis yang paling menguntungkan di kota ini adalah sekuriti.
Dampak lain, harga-harga serta biaya hidup menjadi jauh lebih mahal dibandingkan dengan di kota-kota lainnya.
Dalam pengamatan Taufik Hidayat, harga hotel di kota ini juga merupakan salah satu yang paling mahal di dunia, tak terkecuali Tokyo maupun New York.
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi, Intisari Online)