Nenek di Jember Berbohong Ngaku Diperkosa, Ternyata Punya Utang Rp 10 Juta, Akhirnya Jadi Tersangka

Seorang nenek di Jember mengaku jadi korban perkosaaan, ternyata terlilit utang Rp 10 juta, akhirnya kini jadi tersangka.


zoom-inlihat foto
seorang-nenek-di-jember-mengaku-jadi-korban-perkosaaan-ternyata-terlilit-utang-rp-10-juta.jpg
net via tribunsumsel
Ilustrasi - Seorang nenek di Jember mengaku jadi korban perkosaaan, ternyata terlilit utang Rp 10 juta, akhirnya kini jadi tersangka.


Hal tersebut dilakukannya karena ia memiliki utang sebanyak Rp 10 juta.

“Saat ini kami jadikan tersangka, karena mengadukan pengaduan palsu. Kita kenakan Pasal 220 KUHP dengan ancaman 1 tahun 4 bulan,” kata Alfian.

Sebelumnya, nenek S mengaku diperkosa dengan bukti luka pada bagian leher.

Ia pun melaporkan hal tersebut pada 4 Desember 2019 lalu.

Saat itu, S sempat dilarikan ke RSD dr Soebandi untuk mendapat perawatan.

Bahkan, Kapolres Jember sendiri memberikan bantuan untuk menanggung semua biaya pengobatan.

Baca: Wanita Ini Tinggal bersama 31 Pria di Pulau Terpencil: Awalnya Dihormati Bak Ratu, Akhirnya Tragis

Baca: Wanita Ini Pernah Berhubungan Badan dengan 2 Ribu Pria tapi Tak Bisa Hamil, Ternyata Inilah Faktanya

Nenek 60 Tahun Terciduk Satpol PP ketika Berduaan dengan Kekasih Berondong

Kejadian unik terjadi ketika Satpol PP melakukan penyisiran di hotel melati Kota Tangerang, Banten.

Penyisiran dilakukan pada Rabu (21/11/2019) malam.

Satpol PP mengamankan 9 pasangan bukan suami istri, namun satu di antaranya memiliki jarak usia cukup jauh.

Seorang nenek berusia 60 tahun terciduk sedang berduaan dengan kekasih berondongnya.

 

Maria, nama samaran dari seorang nenek berusia 60 tahun menjadi satu diantara orang yang terjaring razia.

Satpol PP menciduk Maria sedang berduaan dengan pemuda bernama samaran Fernando (21) di dalam kamar hotel.

Satpol PP Kota Tangerang merazia pekerja seks komersial di hotel melati, Rabu (20/11/2019).
Satpol PP Kota Tangerang merazia pekerja seks komersial di hotel melati, Rabu (20/11/2019). (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

Dilansir oleh Wartakota, awalnya sang nenek mengaku bahwa Fernando adalah putra kandungnya.

Maria berdalih jika Fernando memiliki pekerjaan di kawasan Industri Kota Tangerang.

Namun dalih tersebut mulai dicurigai pihak Satpol PP karena Maria tidak bisa menjawab di kota mana Fernando lahir.

Oleh karena itu, Maria dan 'sang anak' digiring ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang.

“Iya, ini pacar saya dan tidak ada yang salah dengan hubungan kami toh?,” kata Maria kepada petugas seperti yang dikutip dari Wartakota.

Baca: Kakek Ini Nikah Sebanyak 94 Kali sejak Umur 15 Tahun, Sehari Pernah Nikahi 3 Wanita Sekaligus

Baca: Wanita Ini 12 Kali Nikah dan Cerai, Semua Mantan Suami Kapok Usai Malam Pertama, Ternyata karena Ini

(Kompas.com/Agus Supriadi)(TRIBUNNWSWIKI/Abdurrahman Al Farid/Magi)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved