Donald Trump Klaim Tak Ada Pasukan AS Terluka Saat Serangan Rudal Iran, Ternyata Ini Rahasianya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim tidak ada pasukan AS yang mengalami luka akibat hantaman rudal balistik di Ain al-Assad dan Irbil


zoom-inlihat foto
pidato-presiden-amerika-serikat-donald-trump-3.jpg
twitter.com/Scavino45
Pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington, DC, Rabu (8/1/2020).(twitter.com/Scavino45)


Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim tidak ada pasukan AS yang mengalami luka akibat hantaman rudal balistik di Ain al-Assad dan Irbil

Sumber tersebut juga menjelaskan, kebanyakn rudal Teheran diisi oleh bahan bakar cair, sehingga butuh waktu untuk mempersiapkannya.

Karena membutuhkan persiapan sebelum diluncurkan, maka lokasinya ditemukan.

Momen peluncuran itu tertangkap oleh satelit inframerah.

Satelit kemudian memperkirakan tujuan maupun ekor asapnya.

Selain itu, mereka juga mendeteksi informasi intelijen yang masuk.

Pejabat tersebut mengatakan terdapat laporan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menginginkan serangan langsung kepada dewan nasionalnya.

Baca: Konflik AS-Iran Kian Memanas, Apa Dampaknya Bagi Perkekonomian Indonesia?

Baca: Selat Hormuz

Lebih lanjut, Menteri Pertahanan Mark Esper mengklarifikasi laporan bahwa AS menerima peringatan serangan Iran dari Irak.

Kantor Perdana Menteri Adel Abdel Mahdi menuturkan, mereka mendapat peringatan verbal dengan serangan hanya terbatas pada markas pasukan AS.

"Kami secepatnya memberi tahu para komandan untuk mengambil langkah yang diperlukan," kata kantor Mahdi, yang menambahkan tak ada tentara mereka yang terluka. Esper berujar justru sebaliknya, Baghdad yang mendapat tembusan dari AS berkat intelijen yang mendeteksi adanya peluncuran tersebut.

Trump menarik diri dari peluang perang dengan Iran











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved