TRIBUNNEWSWIKI.COM – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Yunahar Ilyas meninggal dunia di RS Sarjito Yogyakarta, Kamis (2/1/2020).
Yunahar yang juga merupakan Ketua PP Muhammadiyah diketahui sempat mengalami gangguan kesehatan sebelum tutup usia.
Kabar duka tersebut disampaikan Muhammadiyah dalam akun resmi Twitter miliknya @muhammadiyah.
Baca: Banjir Jabodetabek, Satu Keluarga Tewas Kena Asap Genset, 2 Kampung di Bogor Ditinggal Warga
Baca: Majelis Ulama Indonesia (MUI)
“Innalilahi wainna ilaihi rajiun.
Telah meninggal dunia
Prof. Dr. KH. Yunahar Ilyas,Lc Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada tanggal 2 Januari pukul 23.47 di RS. Sarjito Yogyakarta.
Semoga almarhum husnul khotimah,”
Baca: Jabodetabekpunjur
Baca: FILM - Dimsum Martabak (2018)
Melalui cuitan tersebut, Muhammadiyah merasa kehilangan sosok Yunahar Ilyas.
Ia dikenal sebagai ulama besar yang berdedikasi tinggi.
“Bahkan dalam kondisi kurang sehatpun beliau masih aktif berdakwah.
Kajian dan karya-karya beliau selalu menginspirasi banyak orang.” cuit akun Muhammadiyah itu.
Baca: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 4 Januari 2020, Taurus Jangan Sia-siakan Waktu, Leo Membuka Hatinya
Baca: Aksi Petugas Pemadam Kebakaran Selamatkan Bayi 7 Jam Terjebak Banjir, Menangis Tak Kuasa Tahan Haru
Dikutip dari Kompas.com, Yunahar dirawat di RS sebagai persiapan untuk cangkok ginjal.
Lalu kondisinya menurun hingga akhirnya dirawat di ICU.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, jenazah Yunahar Ilyas akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Karangkajen, Kota Yogyakarta.
"Pimpinan Pusat Muhammadiyah, seluruh keluarga besar Muhammadiyah
dan juga umat Islam dan warga bangsa tentu sangat kehilangan sosok beliau," ujar Haedar Nashir saat ditemui di kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Jumat (3/1/2020).
Baca: 5 Januari 2020 Nanti Matahari Akan Menjadi Lebih Dekat Dengan Bumi, Apa Bahayanya Bagi Kita?
Baca: PT Brantas Abipraya
Haedar Nasir juga menurutkan, Wakil Ketua MUI tersebut menghembuskan napas terakhir pukul 23.47 WIB.
"Jadi selama sekitar dua bulan dalam perawatan intensif," tegasnya.
Kata dia, Yunahar Ilyas sebelumnya dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Setelah dari RS PKU Muhammadiyah, Yunahar Ilyas dirujuk ke RS Sardjito Yogyakarta, untuk menjalani cangkok ginjal.
Baca: Profil Kampus - Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)
Baca: Nahdlatul Ulama