Jabodetabekpunjur

Jabodetabekpunjur merupakan sebuah akronim dari Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Puncak-Cianjur.


Jabodetabekpunjur
bangda.kemendagri.go.id
Jabodetabekpunjur 

Jabodetabekpunjur merupakan sebuah akronim dari Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Puncak-Cianjur.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jabodetabekpunjur merupakan sebuah akronim dari Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Puncak-Cianjur.

Yakni sebuah wilayah metropolitan Jakarta.

Sebelum dibentuknya Kota Depok sebagai pemekaran dari Kabupaten Bogor, akronimnya adalah Jabotabek.

  • Definisi


Kawasan Jabodetabekpunjur mencakup wilayah administrasi :

Metropolitan Jabodetabekpunjur terdiri dari 191 Kecamatan yang berasal dari 10 Kota dan 4 Kabupaten.

Rincian kecamatan yang terdapat di masing-masing kabupaten dan kota adalah sebagai berikut:

  • Kota Administrasi Jakarta Barat terdiri dari 8 kecamatan
  • Kota Administrasi Jakarta Pusat terdiri dari 8 kecamatan
  • Kota Administrasi Jakarta Selatan terdiri dari 10 kecamatan
  • Kota Administrasi Jakarta Timur terdiri dari 10 kecamatan
  • Kota Administrasi Jakarta Utara terdiri dari 6 kecamatan
  • Kota Bekasi terdiri dari 12 kecamatan
  • Kota Bogor terdiri dari 6 kecamatan
  • Kota Depok terdiri dari 11 kecamatan
  • Kabupaten Bekasi terdiri dari 23 kecamatan
  • Kabupaten Bogor terdiri dari 40 kecamatan
  • Sebagian Kabupaten Cianjur terdiri dari 4 kecamatan (Kecamatan Cugenang, Kecamatan Pacet, Kecamatan Sukaresmi, dan Kecamatan Cipanas)
  • Kota Tangerang terdiri dari 13 kecamatan
  • Kota Tangerang Selatan terdiri dari 7 kecamatan
  • Kabupaten Tangerang terdiri dari 29 kecamatan
Rincian kecamatan Jabodetabekpunjur
Rincian kecamatan Jabodetabekpunjur ((http://perkotaan.bpiw.pu.go.id/))
Rincian kecamatan Jabodetabekpunjur
Rincian kecamatan Jabodetabekpunjur ((http://perkotaan.bpiw.pu.go.id/))
Rincian kecamatan Jabodetabekpunjur
Rincian kecamatan Jabodetabekpunjur ((http://perkotaan.bpiw.pu.go.id/))

  • Demografi


Dari seluruh penghuninya diperkirakan sebesar 9,9 juta orang tinggal di Jakarta, 4,5 juta orang di Bekasi, 5,8 juta orang di Tangerang, 5,8 juta orang di Bogor, dan 6,7 juta orang di Depok.

Populasi ini meningkat setiap tahunnya dikarenakan besarnya urbanisasi dari seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah Indonesia memproyeksikan bahwa populasi Jabodetabekpunjur akan mencapai 40 juta orang pada tahun 2016.

Menurut statistik tersebut, Jakarta akan memiliki 18 juta orang dan daerah-daerah penyangganya memiliki 25 juta orang.

Demografi Jabodetabekpunjur
Demografi Jabodetabekpunjur (Wikipedia)

  • Transportasi


Pada tahun 2000, jumlah perjalanan di Jabodetabek sebanyak 29,2 juta perjalanan/hari.

Persentase moda angkutan yang digunakan: bus 52,7%; mobil pribadi 30,8%; sepeda motor 14,2%; dan kereta api 2%.

Gejala komuter dari Bodetabek ke Jakarta sangat bergantung pada fasilitas kereta rel listrik dan jaringan jalan tol.

Saat ini antara Jakarta dengan wilayah Botabek telah dihubungkan oleh beberapa jaringan jalan tol, antara lain:

  • Jalan Tol Cawang - Bogor - Ciawi
  • Jalan Tol Depok-Antasari
  • Jalan Tol Cawang - Cikampek
  • Jalan Tol Tomang - Merak
  • Jakarta Inner Ringroad (Lingkar Dalam Kota)
  • Jalan Tol Pluit - Bandara Soekarno-Hatta
  • Jalan Tol Jakarta Outer Ringroad (Lingkar Luar Kota)
  • Jalan Tol JORR - Serpong sepanjang 15 km

Kawasan Metropolitan Jabodetabekpunjur telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, Cianjur.

Kebijakan Tata Ruang Nasional menempatkan Kawasan Perkotaan Mebidangro sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) sekaligus Kawasan Strategis Nasional (KSN).

Kedudukan Kawasan Perkotaan Mebidangro sebagai KSN adalah Rehabilitasi/Revitalisasi Kawasan dengan sudut Kepentingan Ekonomi (Lampiran X PP 13/2017: Penetapan Kawasan Strategis Nasional).

Tujuan penataan ruang kawasan Jabodetabekpunjur adalah untuk:

  • Mewujudkan keterpaduan penyelenggaraan penataan ruang antardaerah sebagai satu kesatuan wilayah perencanaan dengan memperhatikan keseimbangan kesejahteraan dan ketahanan;
  • Mewujudkan daya dukung lingkungan yang berkelanjutan dalam pengelolaan kawasan, untuk menjamin tetap berlangsungnya konservasi air dan tanah, menjamin tersedianya air tanah dan air permukaan, serta menanggulangi banjir; dan
  • Mengembangkan perekonomian wilayah yang produktif, efektif, dan efisien berdasarkan karakteristik wilayah bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Kebijakan penataan ruang Kawasan Jabodetabekpunjur adalah mewujudkan keterpaduan penyelenggaraan penataan ruang kawasan dalam rangka keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup.

Strategi penataan ruang Kawasan Jabodetabekpunjur merupakan pelaksanaan dari kebijakan yang meliputi:

  • mendorong terselenggaranya pengembangan kawasan yang berdasar atas keterpaduan antardaerah sebagai satu kesatuan wilayah perencanaan;
  • mendorong terselenggaranya pembangunan kawasan yang dapat menjamin tetap berlangsungnya konservasi air dan tanah, menjamin tersedianya air tanah dan air permukaan, serta menanggulangi banjir dengan mempertimbangkan daya dukung lingkungan yang berkelanjutan dalam pengelolaan kawasan;
  • mendorong pengembangan perekonomian wilayah yang produktif, efektif, dan efisien berdasarkan karakteristik wilayah bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas)



Informasi
Nama Kawasan Jabodetabekpunjur
Lingkup Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Puncak-Cianjur
Kota Inti Jakarta
Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat
Dasar Hukum Perpres No. 54 Tahun 2008
Zona Waktu WIB (UTC+7)


Sumber :


1. perkotaan.bpiw.pu.go.id
2. id.wikipedia.org


Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved