Hari Ini dalam Sejarah: Presiden Ghana Kwame Nkrumah Lolos Percobaan Pembunuhan untuk Kali Kelima

Presiden Ghana Kwame Nkrumah lolos dari percobaan pembunuhan pada 2 Januari 1964


zoom-inlihat foto
presiden-ghana-pertama-kwame-nkrumah.jpg
Commons.wikimedia.org
Presiden Ghana pertama, Kwame Nkrumah

Presiden Ghana Kwame Nkrumah lolos dari percobaan pembunuhan pada 2 Januari 1964




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Presiden Ghana Kwame Nkrumah lolos dari percobaan pembunuhan pada 2 Januari 1964.

Sejumlah tembakan senapan diarahkan ke Kwame Nkrumah saat dia berjalan menuju mobil yang berada di luar kantornya.

Kwame Nkrumah tidak terluka, tetapi seorang petugas kemanan terluka berat dan meninggal di rumah sakit militer.

Sang penyerang Kwame Nkrumah, yakni Constable Ametewee, segera ditahan setelah beraksi.

Sebelumnya, sudah ada empat percobaan pembunuhan terhadap Kwame Nkrumah.[1]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 1 Januari 1863 - Abraham Lincoln Menandatangani Proklamasi Emansipasi AS

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 1 Januari 45 SM – Tahun Baru Dirayakan 1 Januari untuk Pertama Kalinya

Kwame Nkrumah (kanan) bersama Che Guevara
Kwame Nkrumah (kanan) bersama Che Guevara (Commons.wikimedia.org)

Kwame Nkrumah lahir pada September 1909 di Gold Coast (sekarang Ghana).

Ayahnya adalah seorang pandai emas dan ibunya seorang pedagang eceran.

Dia mendapat pendidikan awal di sekolah Katolik selama sembilan tahun.

Setelah lulus dari Archimota College pada 1930, dia berkarer sebagai sebagai guru sekolah menengah pertama.

Karena tertarik dengan politik, Krumah melanjutkan pendidikan di Lincoln University, Amerika Serikat pada 1935.

Dia kemudian mendapatkan gelar magisternya dari Lincoln University dan University of Pennsylvania.

Nkrumah mempelajari literatur sosialisme, terutama Karl Marx dan Lenin, dan nasionalisme, khusunya Marcus Garvey.

Dia menyebut dirinya sebagai seorang Kristen non-denominasi dan sosialis Marxis.

Nkrumah meninggalkan Amerika pada 1945 dan pergi ke Inggris untuk mengurus 5th Pan-Africa Congress.

Pada 1947, dia kembali ke negerinya dan menjadi sekjen United Gold Coast Convention (UGCC).

Setahun kemudian, ketika terjadi terjadi kerusan besar, Inggris menahan Nkrumah dan pemimpin UGCC lainnya.

Nkrumah mendirikan Convention People’s Party pada 1949, yang pro terhadap kemerdekaan.

Dia sempat dipenjara lagi, kemudian dibebaskan dan menjadi perdana menteri Gold Coast pada 1952.

Ketika Gold Coast menjadi negara merdeka di bawah Persemakmuran Inggris pada 1957, Nkrumah menjadi perdana menteri negara baru tersebut.

Namun, gaya pemerintahan Nkrumah dianggap otoriter.

Pada 1960, Ghana menjadi sebuah republik dan Nkrumah menjadi presiden dengan kekuasaan esksekutif dan legislatif yang besar.

Nkrumah berusaha membangun Ghana, namun negara tersebut justru terkena utang luar negeri.

Kerusuhan dan pemogokan buruh pun terjadi.

Pada 1964, Ghana memutuskan mengangkat Nkrumah sebagai presiden seumur hidup.

Koin bergambar Kwame Nkrumah
Koin bergambar Kwame Nkrumah (Commons.wikimedia.org)

Sementara itu, krisis ekonomi dan pangan semakin memburuk di Ghana.

Ketika Nkrumah mengunjungi Beijing, tentara dan polisi di Ghana mengambil alhi kekuasaan.

Nkrumah mendapat suaka di Guinea dan meninggal pada 1972 di Bucharest.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 31 Desember 1799 – Maskapai Dagang Belanda VOC Dibubarkan karena Bangkrut

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Gempa dan Tsunami di Jepang, Tewaskan 5.233 dan Sebabkan Kebakaran Besar

  • Percobaan pembunuhan sebelumnya


Kwame Nkrumah sering menjadi target pembunuhan, tetapi selalu lolos.

Pada 10 November 1958, ketika Nkrumah sedang demam dan beristirahat di rumah, sebuah bom tiba-tiba meledak di rumahnya.

Namun, hanya ada cedera kecil dan tidak ada yang terbunuh.

Dua bom meledak pada 7 Juli 1961, salah satunya merusak patung Nkrumah di Gedung Parlemen.

Pada Agustus dan September 1961, dua bom meledak, tetapi gagal membunuh Nkrumah.

Setahun kemudian sebuah bom meledak di sebuah kerumunan di luar Flagstaff House, menewaskan satu orang dan melukai 63 orang.

Bom kembali meledak di Flagstaaf House ketika Nkrumah dan tamunya sedang menonton Young Orchestra Band.

Ada juga sebuah rencana untuk menembaknya di bandara Accra ketika Nkrumah kembali dari kunjungan resminya dari India.

Namun rencana itu diketahui dan dihentikan.

Penyerangan-penyerangan terhadap Nkrumah dicatat CCP, Nkrumah sendiri, dan para sarjana Ghana seperti Kwame Botwe Asamoah dan Peter T. Omari.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 29 Desember 1997: Jutaan Ayam di Hong Kong Dibunuh karena Virus Flu Burung

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Pembantaian Wounded Knee, Ratusan Wanita dan Anak-anak Indian Lakota Tewas

  • Percobaan pembunuhan 2 Januari 1964


Pada Kamis 2 Januari 1964 pukul 13.15, Nkrumah keluar dari Flagstaaf House dan akan kembali ke Christiansborg Castle untuk makan siang.

Ketika berjalan menuju mobilnya, dia ditemani dua penjaga keamanan bernama Salifu dan seorang lainnya yang disediakan oleh CPP.

Tiba-tiba sebuah senapan ditembakkan ke arahnya dari jarak sekitar 50 yard oleh Constable Ametewee , seorang polisi penjaga di Flagstagg House.

Panjaga keamanan dari CPP berlindung di balik mobil sedangkan Nkrumah dan Salifu merunduk untuk berlindung.

Ketika Salifu menegakkan diri untuk mengetahui apa yang terjadi, kepalanya tertembak.

Dua tembakan dilepaskan lagi, satu di antaranya merobek kemeja presiden, tetapi dibelokkan oleh rompi anti pelurunya.

Nkrumah kemudian berdiri, berlari, dan berteriak meminta bantuan.

Dia kemudian mendekati kantin Flagstaaf House dan diikuti Ametewee.

Mereka berkelahi di sana, sebelum  polisi datang mengintervensi dan mengakhiri aksi Ametewee.

Setelah sempat mendapat pertolongan, Salifu yang tertembak akhirnya meninggal dan dihormati sebagai pahlawan nasional.[4]

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah 27 Desember 1904 Peter Pan Karya JM Barrie Dipentaskan di London Pertama Kali

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 26 Desember 2004, Gempa dan Tsunami Aceh yang Menewaskan Ratusan Ribu Jiwa

(TribunnewsWiki/Febri)



Peristiwa Percobaan pembunuhan terhadap Presiden Ghana Kwame Nkrumah
Pada 2 Januari 1964
   


Sumber :


1. www.nytimes.com
2. www.britannica.com
3. www.ghanaweb.com
4. www.eaumf.org


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved